Fakta!! Mahasiswa Paling Gampang Jadi Pengusaha!!

sumber : foto pribadi

Like

Hampir semua orang ingin memiliki bisnis, entah itu skala kecil, menengah, maupun besar. Rasa keinginan itu dimiliki mulai dari kaum pelajar, mahasiswa, karyawan maupun rakyat biasa.

Tapi percayalah, mahasiswa adalah kaum yang paling mudah memiliki kesempatan berbisnis dilihat dari berbagai segi. Berikut faktanya..

Fakta pertama, dari segi modal mahasiswa memiliki peluang modal hibah dari pihak pemerintah pusat, kampus dan dari perlombaan yang diselenggarakan pihak swasta. Dari pihak pemerintah pusat ada program PKM 7 Bidang dengan Range pendanaan Rp5 – 12,5 jt, program KBMI dengan range hingga Rp25 jt, program PKMV -khusus vokasi- bisa kau dapatkan dana hibah 10-Rp35 jt. Eitttsss.

Lihatlah! Itu baru dari pemerintah melalui Dikti, belum dari kampus maupun pihak swasta. Rasanya tidak cukup kalo saya paparkan semua disini. Tinggal kau cari itu informasi.

Fakta kedua, Ingat pesan Ir. Soekarno, “Beri aku 1000 orang tua, niscaya akan ku cabut semeru dari akarnya, beri aku 10 pemuda niscaya akan kuguncangkan dunia”. Optimisme Founding Father NKRI terhadap pemuda Indonesia sangatlah besar, dan mahasiswa bagian dari pemuda Indonesia. Kapasitas pemikiran, keilmuan serta kondisi fisik yang masih prima mahasiswa menjadi salah satu kenyataan yang mampu menjadi modal dalam memulai bisnis.


Fakta ketiga, mahasiswa memiliki waktu luang lebih banyak. Walaupun sebagian orang menganggap ini relatif, tapi saya rasa ini adalah fakta. Pembelajaran daring akibat Covid-19 menyebabkan mahasiswa mempunyai waktu luang lebih banyak daripada pembelajaran luring.

Pemanfaatan waktu luang berlebih ini sangat mungkin dimanfaatkan untuk memulai masuk dalam dunia bisnis. Kalo kata Steven Covey “The key is not spending time, but in investing it”.
So, jadikan tiga kekuatan utama –modal finansial, keilmuan intelekual dan waktu- menjadi alat mendapatkan cuan dengan mulai berbisnis kala mahasiwa.


Terus? Bisnis lu apa tong?

Belagu amat lu maparin fakta-fakta diatas, emang lu siapa?. Hehe.

Oh iya, kenalin aku Ridho, mahasiswa semester 8 di Politeknik Negeri Semarang. Saat ini aku menjalankan bisnis coffee shop dengan memanfaatkan ketiga peluang di atas. Nih, aku paparin bisnis aku. Bukan bermaksud untuk sombong ya guys, cuma ambil yang baik, buang yang buruk.

Kalau kalian ke Kota Kudus, jangan lupa mampir di Halu Coffee. Letaknya cukup strategis, 2 Menit dari pusat kota. Bisnis ini aku jalani mulai bulan Desember 2020 bersama tim 3 orang dengan background Mahasiswa Polines semua.

Nah, awal memulai bisnis ini, kami jalankan dari hasil pengajuan proposal PKMV (Program Kewirausahaan Mahasiswa Vokasi) 2020, dari proposal itu kami berhasil mendapatkan dana hibah sebesar 20 jt. Hmm, itu modal yang lumayan bukan?.

Awalnya, kita sempat berpikiran kalo dana itu kita bagi, karena untuk kelas coffee shop besar tentu modalnya masih sangat kurang. Terus kemana kita cari tambahan modal? Ini yang jadi masalah.

Dengan kemampuan otak atik pikiran, akhirnya kita memutuskan untuk membuat coffee shop kelas menengah dengan alat sekelas rumahan. Pemilihan kualitas bahan baku yang bagus serta komposisi rasa yang khas menjadi value yang kita tawarkan ke pelanggan. Pada bagian ini kita bisa lakukan dengan memanfaatkan potensi inelektual mahasiswa untuk menyusun dan melakukan proses bisnis coffee shop ini.

Untuk menekan pengeluaran biaya, kita bisa manfaatkan fakta yang ketiga. Ya, Waktu luang. Waktu luang ini kita gunakan untuk menyiapkan tempat coffee shopnya. Mulai dari mengecat tembok, mengecat kursi, membuat perkakas interior hingga membuat display ruangan. Kegiatan ini kami lakukan setiap hari pagi hingga sore selama 3 minggu. Dan ini kami lakukan hanya bertiga.

Hasilnya?? Ini yang ditunggu tunggu. Bisnis coffee shop yang aku jalankan mampu meraup omzet Rp25-30 juta per bulan dengan margin keuntungan sekitar 30%. Ini omzet saat pandemi loh, Bahkan, saat ini kami sudah memiliki 2 barista. Target untuk tahun depan, kami bisa menambah gerai dan maupun karyawan.

Sekarang apa yang harus kalian lakukan? Sudah tahu kan?. Nah, manfaatkan potensi selagi masih mahasiswa mulai dari kesempatan pendanaan, kemampuan intelekualitas, serta waktu yang ada. Sekian.



#youngcompetitionbisnismudaid #bisnismuda #yangmudayangcuan