CEO Johnson & Johnson Alex Gorsky Bakal Mengundurkan Diri Januari 2022, Siapa Penggantinya?

CEO Johnson and Johnson Mundur Januari 2022 Illustration Web Bisnis Muda - Image: Wikimedia

Like

Kabar mengejutkan datang dari Johnson & Johnson nih. Sang CEO, Alex Gorsky, kabarnya bakal mengundurkan diri di awal tahun 2022 lho!

Pada Kamis (19/8) lalu, dikutip Fox Business, Johnson & Johnson mengumumkan bahwa Alex Gorsky akan mengundurkan diri pada Januari 2020.

Sekedar info, Alex Gorsky telah menjadi CEO Johnson & Johnson selama hampir satu dekade, atau lebih tepatnya sejak 2012. Di bawah kepemimpinannya, Johnson & Johnson kerap melakukan investasi yang signifikan dalam penelitian dan pengembangan nih, Be-emers.

Dari data Fox Business, di tahun 2020, investasi tersebut mencapai US$12 miliar! Enggak hanya itu, selama masa kepemimpinan Alex, Johnson & Johnson juga telah melakukan ratusan akuisisi dan kemitraan.

Salah satu akuisisi terbesar yang dilakukan Johnson & Johnson selama dipimpin oleh Alex Gorsky yakni akuisisi Actelion di tahun 2017. Investasi Johnson & Johnson pun diketahui terbayar dengan pertumbuhan di seluruh segmen bisnisnya lho.


Misalnya, di sektor onkologi, Fox Business menyebutkan kalau Johnson & Johnson berhasil meningkatkan penjualannya hingga mencapai US$12 miliar di tahun 2020.

Baca Juga: Jeff Bezos Resmi Hengkang sebagai CEO Amazon! Ini Fakta Menariknya
 

CEO Johnson & Johnson Berikutnya

Sebagai gantinya, Wakil Ketua Komite Eksekutif Johnson & Johnson Joaquin Duato bakal menjadi CEO berikutnya!

Duato enggak sembarangan dipilih menggantikan posisi Alex lho. Keduanya diketahui sudah bekerja sama secara erat selama 25 tahun!

Alex menilai, dilansir Fox Business, Duato dapat membantu untuk memandu proses perencanaan strategis perusahaan. Selain itu, Duato juga dinilai bertanggung jawab untuk mempelopori transformasi teknologi yang signifikan di seluruh perusahaan selama setahun terakhir.

Diketahui, Duato juga selama ini telah membantu Johnson & Johnson untuk merespon pandemi Covid-19, salah satunya dengan vaksin. Duato pun juga telah turut mendorong percepatan pertumbuhan dan profitabilitas dalam bisnis farmasi dan kesehatan.

Akankah, di bawah kepemimpinan Joaquin Duato, Johnson & Johnson bakal tambah cuan?