Mari Mengenal Bursa Pertama dan Tertua Didunia!

Exchange Illustration Web Bisnis Muda - Image: Flickr

Like

Seiring berjalannya waktu, kini berinvestasi dianggap hal yang terbilang menjadi penting. Baik untuk mengembangkan serta memperbarui keuangan, hingga menjadikan investasi sebagai suatu pendapatan utama.

Salah satu bentuk berinvestasi yang kini seringkali dijumpai dan digeluti oleh para investor mature ialah saham. Bahkan hebatnya lagi, kini banyak bermunculan generasi muda yang sudah mulai menekuni dan memiliki tekat untuk ikut terjun ke pasar saham.

Seiringan dengan berkembangnya teknologi, generasi muda juga lebih leluasa melakukan digging atau penggalian informasi seputar pasar saham sehingga dapat menimalisir risiko – risiko dalam berinvestasi saham.

Penggalian informasi yang dilakukan biasanya mulai dari riset terhadap fundamental akan perusahaan sekuritas hingga memilih indeks saham terkait.

Akan tetapi, mungkin ada satu komponen yang dekat dengan saham dan sekiranya menjadi hal yang seringkali terlupakan yaitu sejarah daripada bursa. Seperti diketahui, bursa merupakan sebuah tempat terjadinya jual-beli saham, obligasi dan sebagainya.


Nah, Be-emers sendiri sudah tahu sejarah daripada bursa pertama dan tertua yang ada didunia belum?
 

Berikut Ringkasan Sejarah Bursa Pertama dan Tertua Didunia

Menghimpun dari Kompas, diketahui bahwa bursa pertama dan tertua didunia ialah Bursa Efek Belanda atau disebut juga Amsterdam Stock Exchange

Bursa Efek Belanda atau Amsterdam Stock Exchange berdiri tepat pada tahun 1602 yang diinisiasi serta didirikan oleh Kongsi Dagang atau Persekutuan Dagang Hindia Belanda yaitu VOC (Vereenigde Oostindische Compagnie).

Mulanya VOC mendirikan bursa tersebut untuk membantu menjual obligasi dan saham lembarannya agar dapat memudahkan serta mendanai kegiatan – kegiatan maritinya.

VOC juga tercatat sebagai perusahaan sekuritas yang melakukan IPO (Initial Public Offering) pertama didunia. Melansir dari wawasansejarah, tercatat VOC melakukan penawaran umum perdananya pada 1 April hingga 31 Agustus tahun 1602.

IPO yang dilakukan oleh VOC pada saat itu ditandai dengan dibukanya enam kamar dagang dibeberapa kota seperti Amsterdam, Hoorn, Enkhuizen, Delft, Rotterdam dan Middleburg.

Lalu tepat pada tahun 1611, VOC resmi menyelesaikan gedung Bursa Saham Amsterdam yang dirancang oleh Arsitek Hendrick de Keyser.

Seiring setelah berdirinya bangunan Bursa Saham Amsterdam, VOC melakukan transformasi terhadap penjualan efek dengan menambahkan unsur kontrak berjangka, short selling hingga bear raid.

Setelah sekurangnya 122 tahun bergeraknya pasar modal buatan VOC tersebut, tepat pada tahun 1724 berdirilah bursa selanjutnya yaitu Paris Bourse dan disusul lagi oleh Philadelphia Stock Exchange yang berdiri pada tahun 1790.

Dengan sinergi yang dimunculkan dari berbagai macam bursa tersebut, tepat pada tahun 1978 berdirilah bursa berjangka European Option Exchange (EOE) yang membuatnya merger dengan Amsterdam Stock Exchange pada tahun 1997 dan menghasilkan Euronext atau kini lebih dikenal dengan Euronext Amsterdam.