Angka Covid-19 Meningkat, China Tunda Pertemuan Ekonomi

Covid China. (Foto: Reuters)

Like

Infeksi Covid-19 melonjak kembali di Beijing. Tingginya angka Covid-19 membuat pertemuan-pertemuan penting yang terjadi di negara tersebut harus ditunda, salah satunya pertemuan ekonomi.

Salah satu agenda negara yang akan dilaksanakan oleh China adalah Central Economic Work Conference. Ini adalah pertemuan tahunan di China yang menetapkan agenda nasional ekonomi China serta sektor keuangan dan perbankan. 

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Komite Pusat Partai Komunis dan Dewan Negara mengikuti tema dan kata kunci yang telah ditetapkan Komite Tetap Politbiro Partai Komunis China. 

Rapat ini bersifat tertutup. Di China rapat-rapat tertutup diadakan selama 2 atau 3 hari pada minggu ke-2 atau ke-2 bulan Desember.

Berarti Central Economic Work Conference seharusnya dilaksanakan pada minggu ini di China. Namun, melihat tinggi angka Covid-19 di Beijing kegiatan ini harus ditunda.


Baca Juga: Prediksi Goldman Sachs, Ekonomi China Terbesar di 2035
 

Central Economic Work Conference Ditunda


Seperti yang diberitakan Reuters, Central Economic Work Conference diperkirakan akan memetakan jalur pemulihan untuk ekonomi yang dilanda Covid pada tahun 2023 dan stimulus-stimulus lainnya.

Rencana tersebut harus ditunda dan belum ada jadwal yang ditetapkan kapan pertemuan tersebut akan dijadwalkan ulang.

Central Economic Work Conference biasanya dihadiri anggota Politbiro dan kepala lembaga pemerintah serta pemimpin provinsi.

Diharapkan mereka dapat mengesahkan target pertumbuhan tahun depan meskipun tidak akan diumumkan secara terbuka hingga pertemuan parlemen tahunan China.

Setiap tahunnya tanggal diadakannya Central Economic Work Conference tidak sama. Biasanya berlangsung selama tiga hari, paling awal 8 Desember di tahun 2021 serta paling akhir 19 Desember di tahun 2018.

Setelah China melonggarkan beberapa aturan Anti-Covid yang sangat ketat minggu lalu, Beijing mengalami peningkatan infeksi Covid-19 yang tinggi. 

Tidak hanya itu, diketahui juga terjadi penurunan tajam dalam aktivitas ekonomi dalam beberapa hari terakhir.

Politbiro China, badan pembuat keputusan tertinggi dari Partai Komunis yang berkuasa, mengatakan pekan lalu bahwa kebijakan fiskal akan ditingkatkan dan diefektifkan tahun depan, sementara kebijakan moneter akan ditargetkan menguat.

Baca Juga: Indeks Saham Global Terjun Bebas Imbas Protes Cina
 

Agenda Central Economic Work Conference


Mengutip dari South China Morning Post, setiap Desember para pemimpin di China bertemu untuk memutuskan prospek ekonomi dan kebijakan untuk tahun depan.

Tahun ini akan sangat penting karena menandai pertemuan ekonomi besar pertama yang diadakan oleh kepemimpinan baru partai tersebut. 

Perekonomian menghadapi pemulihan yang bergelombang setelah Beijing beralih dari kebijakan nol-Covid ketat dan ada tantangan berkelanjutan dari penahanan teknologi AS.

Target produk domestik bruto (PDB) kemungkinan akan masuk dalam agenda, meski target itu sendiri baru akan diungkapkan pada rapat legislatif tahunan di bulan Maret.

Analis mengharapkan pertemuan untuk fokus pada kebijakan fiskal dan moneter proaktif bersama dengan pelonggaran pembatasan virus corona yang berkelanjutan.

Pertemuan tersebut juga kemungkinan akan menekankan ekonomi hijau, inovasi dan kemakmuran bersama, menawarkan bantuan untuk investasi dan aplikasi energi baru, inovasi dan kemandirian dalam teknologi utama.

Ini juga dapat menyoroti keamanan rantai pasokan dengan langkah-langkah kredit dan pajak, dan bantuan untuk pasar tenaga kerja.

Mau tulisanmu dimuat juga di Bisnis Muda? Kamu juga bisa tulis pengalamanmu terkait investasi, wirausaha, keuangan, hingga lifestyle di Bisnis Muda dengan klik “Mulai Menulis”.
 

Submit artikelnya, kumpulkan poinnya, dan dapatkan hadiahnya!
 
Gabung juga yuk di komunitas Telegram kami! Klik di sini untuk bergabung.