Sustainable Finance untuk Inovasi Mahasiswa, Gimana Caranya?

17 Poin Sustainable Development Goals (Sumber gambar: Freepik)

Like

Aspek keberlanjutan (sustainability) menjadi perhatian penting akhir-akhir ini. Terlebih sejak seluruh negara sepakat terhadap SDG’s (Sustainable Development Goals) yang merupakan agenda pembangunan global berbasis keberlanjutan.

Di dunia bisnis, istilah berkelanjutan ini dikenal dengan ESG (Enviromental, Social, and Govarnance). Hal tersebut tentu tidak terlepas dari terbentuknya kesadaran akan kehidupan yang lebih baik di masa mendatang.

Sehingga kelestarian bumi serta seluruh makhluk hidup di dalamnya menjadi landasan bagi para pemangku kepentingan dalam membuat suatu kebijakan. Aspek keberlanjutan dapat tercapai apabila telah terjadi keseimbangan antar 3 komponen utama, yakni ekologi, ekonomi, dan sosial.

Pada sektor keuangan, aspek keberlanjutan diimplementasikan melalui program “Sustainable Finance” yang dicanangkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bekerja sama dengan berbagai pihak.

Sustainable finance atau keuangan berkelanjutan dilakukan untuk mendukung pembiayaan kepada lembaga-lembaga yang menerapkan prinsip-prinsip keberlajutan.


Berdasarkan Roadmap Keuangan Berkelanjutan I (2015-2019), sustainable finance berfokus pada sektor energi terbarukan dan konservasi energi. Di mana pembiayaan kepada industri sektor energi fossil yang berpotensi besar merusak lingkungan, terus mengalami penurunan.

Baca Juga: Indeks Saham Berbasis ESG, Apa Itu?

Sedangkan industri yang mulai bereksplorasi di sektor energi terbarukan, pembiayaan semakin gencar.
Dikutip dari laman berita Bisnis.com, per 31 Maret 2022, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, telah memimpin pasar sustainable finance di Indonesia.

Cara-cara yang dilakukan dengan memberikan pembiayaan sebesar Rp568,4 T untuk sektor UMKM, Rp45,2 T untuk penggunaan lahan dan pengelolaan SDA berkelanjutan, Rp14,6 T untuk transportasi bersih, Rp6,3 T untuk sektor energi terbarukan, Rp2,6 T untuk teknologi pemrosesan produk, dan Rp2,1 t untuk bangunan ramah lingkungan.

Berdasarkan roadmap kedua sustainable finance, salah satu prioritas pembiayaan di tahap kedua ini adalah pembiayaan pada sektor produk inovasi. Di samping itu, poin ke-4 SDG’s yaitu quality education yang menjadi bagian dari komponen utama dari keberlanjutan, yakni sosial.

Dari sini, dapat kita rangkai di mana kondisi sosial masyarakat dapat lebih baik jika setiap penduduk mendapatkan kemudahan akses pendidikan yang berkualitas. Pendidikan yang berkualitas memfasilitasi perkembangan ide-ide yang inovatif.

Sebagai studi lanjutan dari pendidikan menengah, perguruan tinggi memiliki tiga pilar dasar pola pikir dan kewajiban bagi setiap civitas akademika, yang dikenal sebagai Tridharma Perguruan Tinggi.
 

Produk Inovasi Mahasiswa


Pilar tersebut terdiri atas pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Salah satu bentuk pengamalan dari Tridharma Perguruan Tinggi yang banyak dihasilkan oleh para mahasiswa, yaitu sebuah karya tulis ilmiah.

Di lingkup perguruan tinggi, karya tulis ilmiah mahasiswa menjadi suatu objek yang selalu dijadikan sebuah perlombaan, mulai dari ajang tingkat jurusan hingga internasional. Dengan kata lain, dapat disimpulkan bahwa jumlah dari ide/gagasan para mahasiswa dalam bentuk sebuah karya tulis ilmiah ini sangat banyak.

Akan tetapi yang menjadi permasalahan di sini, kebanyakan gagasan tertulis yang inovatif tersebut hanya menjadi sebuah objek perlombaan saja. Padahal apabila karya tulis ilmiah tersebut dapat diimplementasikan tentu akan jauh lebih baik dan meningkatkan percepatan perkembangan inovasi produk di Indonesia.

Baca Juga: Penerapan Green Central Banking untuk Mendukung SDGs 2045 Indonesia

Sehingga diharapkan sebuah karya tulis ilmiah tidak lagi hanya menjadi sebuah tumpukan kertas, melainkan ide-ide yang tertuang tersebut dapat teraktualisasi demi kemajuan masyarakat.

Hal ini tentu sejalan dengan Roadmap Sustainable Finance II dan dapat menjadi instrumen lain bagi para lembaga jasa keuangan untuk memfasilitasi pembiayaan hijau.

Punya opini untuk dibagikan juga? Segera tulis opini dan pengalaman terkait investasi, wirausaha, keuangan, lifestyle, atau apapun yang mau kamu bagikan. Submit tulisan dengan klik "Mulai Menulis".
 
Submit artikelnya, kumpulkan poinnya, dan dapatkan hadiahnya!
 
Gabung juga yuk di komunitas Telegram kami! Klik di sini untuk bergabung.