Refleksi di Momen Ibadah Iduladha
Langkah ini menjadi momen refleksi yang sangat berharga untuk mengukur sejauh mana kita berkembang secara personal.Filosofi utama dari ibadah kurban sendiri adalah tentang keikhlasan demi tujuan yang lebih mulia.
Dalam kehidupan sehari-hari, nilai keikhlasan ini bisa kita terapkan saat menghadapi rencana-rencana yang ternyata belum bisa terwujud hingga bulan ini.
Momen ini mengajarkan kita untuk belajar berlapang dada dan melepaskan ekspektasi berlebih, Be-emers.
Secara simbolis, penyembelihan hewan kurban juga bisa dimaknai sebagai upaya untuk memotong sifat-sifat negatif yang ada di dalam diri kita sendiri.
Sifat egois, malas menunda pekerjaan, konsumtif, hingga kebiasaan membandingkan diri dengan orang lain di media sosial adalah contoh nyata yang sering dialami.
Mulailah untuk berkomitmen membuang kebiasaan buruk tersebut akan memberikan dampak positif bagi produktivitas dan kesehatan mental kita lho, Be-emers.
Setlah sudah merasa lega dengan hal yang sudah berlalu, Hari Raya Kurban pada akhirnya bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan momentum untuk menjadi pribadi yang lebih baik.
Kalau dari kamu sendiri gimana, Be-emers?
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Punya opini atau tulisan untuk dibagikan juga? Segera tulis opini dan pengalaman terkait investasi, wirausaha, keuangan, lifestyle, atau apapun yang mau kamu bagikan. Submit tulisan dengan klik "Mulai Menulis".
Submit artikelnya, kumpulkan poinnya, dan dapatkan hadiahnya!
Gabung juga yuk di komunitas Whatsapp Group kami! Klik di sini untuk bergabung
Kinanthi Ratri Sary
Tulis Komentar
Anda harus Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.