Punya Bisnis UMKM? Ini Caranya Biar Dilirik Investor

Entrepreneur - Freepik

Entrepreneur - Freepik

Ketika menjalani usaha, modal jadi hal yang paling dibutuhkan. Sebenarnya, banyak cara kok buat mendapatkan modal usaha.

Kamu bisa mendapatkan dari tabungan pribadi, pinjaman bank, hingga pinjaman dari investor yang tertarik sama usaha yang kamu jalani.

Terutama untuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), mendapatkan modal dari investor tentunya enggak semudah mengajukan kredit usaha ke pihak bank.

Makanya, kamu perlu melakukan sejumlah strategi nih biar UMKM yang kamu geluti itu bisa dilirik investor.

Baca Juga: Bisnis Tanpa Modal, Emang Bisa? Yuk Cari Tahu di Sini

Menurut Owner Modal Rakyat Wafa Taftazani, dikutip dari Bisnis.com, hal pertama yang wajib kamu penuhi adalah pastikan usaha yang kamu jalani punya pencatatan keuangan yang baik. Selain itu, rekam jejak keuangan usaha kamu juga harus sehat ya!

Soalnya, enggak cuma investor, biasanya para pemberi pinjaman juga akan menanyakan lebih dalam soal track record kinerja keuangan usaha kamu. Dengan begitu, mereka akan bisa lebih yakin kalau usaha yang kamu jalani punya prospek baik ke depannya.

Nah, menurut Modal Rakyat, ada 3 kunci nih supaya profit dalam pencatatan keuangan:
  • Balance Sheet: Analisa total bisnis, toal aset yang dimiliki, kewajiban yang dimiliki, sehingga dapat dihitung berapa modal atau valuasi sahamnya.
     
  • Income Statement: Total pendapatan (revenue) dan pengeluaran dalam periode tertentu untuk menentukan profit & loss. Jangan terpaku akan total omset, karena yang akan dilirik oleh investor adalah profit atau margin yang didapat.
     
  • Cash Flow Statement: yakni dengan menunjukkan aliran masuk dan keluar uang perusahaan. Selain itu, menurut Wafa, investor biasanya lebih tertarik sama usaha yang masih dalam tahap awal pengembangan dengan potensi growth tinggi lho.

    Jadi, pemilik bisnis harus bisa menampilkan data potensi pasar; berapa banyak potensi yang sudah diserap kompetitor, sehingga bisa berapa banyak peluang yang dapat diserap perusahaan tersebut.

Baca Juga: Belajar dari Jakob Oetama: Konsistensi Berkarya Hingga Dirikan Usaha Tanpa Modal Uang