Inovasi Produk Aja Enggak Cukup, Begini Cara Mengoptimalkannya

Inovation - Canva

Inovation - Canva

Sebuah inovasi menjadi hal yang penting untuk kelangsungan suatu usaha. Dengan inovasi, suatu bisnis akan bisa lebih maju dan punya prospek yang baik.

Banyak bentuk inovasi yang bisa kamu lakukan untuk bisnismu nih, Be-emers. Misalnya, kamu bisa melakukan inovasi produk, pemasaran, hingga memanfaatkan teknologi terkini.

Nilai lebihnya nih, kalau sebuah usaha bisa melakukan inovasi dengan baik, besar kemungkinan usaha tersebut bakal dapat pengakuan dari pasar. Hal itu juga bisa bikin para pesaing susah untuk mengalahkan bisnis kamu lho!

Terus, gimana supaya inovasi bisa dilakukan secara maksimal?

Dikutip dari laman Bisnis, ini sejumlah strategi yang bisa mengoptimalkan inovasi bisnis kamu!

Baca JugaProduktif di Masa Pandemi? Ini Inovasi Bisnis Setelah Corona!
 

Tim yang Tepat

Percuma kalau kamu punya ide atau inovasi yang cemerlang, kalau hal itu enggak didukung sama kinerja tim yang baik. Makanya, punya tim yang solid dan tepat bakal bisa membantu kamu untuk bisa mengoptimalkan inovasi yang ingin dilakukan.

Caranya, kamu perlu mendapatkan tim yang sangat kreatif. Kamu bisa menilai dari prestasi akademik, pengalaman kerja, dan pengalaman organisasi/kegiatan yang dilakukan oleh calon tim kamu.

Ingat, saat proses perekrutan, kamu harus benar-benar mengidentifikasi orang-orang yang enggak cuma pintar, tapi juga kreatif ya! Selain itu, kamu bisa menambahkan orang dari berbagai latar belakang.

Dengan begitu, kamu jadi bisa mendapat banyak perspektif ketika ingin emmecahkan masalah. Adapun, keragaman juga penting karena, tanpanya, proses berpikir perusahaan kemungkinan besar akan monolitik.
 

Sigap Menyelesaikan Masalah

Melakukan inovasi juga tentunya ada tantangan tersendiri nih. Misalnya, belum tentu inovasi kamu itu mudah diterima di masyarakat.

Makanya, kamu pun perlu untuk selalu tangkas dan sigap dalam menyelesaikan masalah. Untuk bisa lebih efisien, kamu dapat mengadopsi pendekatan tangkas untuk inovasi dengan memulai Minimum Viable Product.

Konsep yang dipopulerkan sama Eric Ries dalam bukunya The Lean Startup ini, bisa digunakan untuk menguji reaksi pelanggan kamu dan kemudian beradaptasi seperlunya untuk melihat hasil yang lebih baik.
 

Selalu Dengarkan Konsumen

Menjalani bisnis, sama halnya melakukan komunikasi dua arah. Untuk itu, suara dari konsumen atau pelanggan pun penting banget untuk kamu dengar dan perhatikan dengan baik.

Cobalah untuk mempelajari apa yang konsumen kamu inginkan. Caranya, kamu bisa mengumpulkan fitur yang disukai pelanggan, tentang apa yang sudah ada di pasar, dan apa yang ingin mereka tingkatkan.

Kemudian, kamu bisa rancang produknya berdasarkan masukan dari pelanggan. Sehingga, kamu pun bisa mempertahankan elemen yang bermanfaat dan memperkenalkan fitur inovatif yang memuaskan keinginan pelanggan.

Baca JugaLakukan 5 Strategi Digital Ini Biar Bisnis Kamu Stabil