Kenali Penyakit Vertigo, Bisa Menyerang Anak Muda Lho!

Penyakit vertigo adalah (Sumber: Pixabay.com)

Penyakit vertigo adalah (Sumber: Pixabay.com)

Penyakit vertigo adalah pusing kepala yang sangat parah. Apabila kamu sering mengeluhkan kondisi sekeliling seolah berputar hebat padahal sedang dalam keadaan diam, patut dicurigai kamu mengidap penyakit sakit kepala bernama vertigo. Selain itu, gejala ini juga diikuti oleh rasa mual dan sakit kepala yang parah. 

Menurut Bisnis.com, penyakit vertigo dapat diobati dengan sistem VRT (Vestibular Rehabilitation Therapy). Pasien dilatih agar memiliki keseimbangan dalam tubuh hingga kognitif.

Namun, perlu diketahui, penyakit vertigo adalah kondisi dimana tubuh sedang mengalami beberapa gejala akan adanya sebuah penyakit yang diderita. Biasanya, kondisi ini akan menyerang siapa saja tak terkecuali anak muda.
 
Bahkan gejala yang ditimbulkan sendiri bisa datang dengan tiba-tiba atau bisa juga berlangsung dalam jangka waktu yang cukup lama. Maka dari itu, kamu perlu mengenal apa saja dari penyebab, gejala, hingga cara mendiagnosisnya. 


Penyebab Pusing Seperti Berputar

Penyakit ini sebenarnya bukan termasuk jenis gangguan kesehatan yang kronis. Tetapi, diperlukan untuk mengetahui kemungkinan yang menyebabkan agar bisa mengatasi saat pusing menyerang secara tiba-tiba.

Seseorang yang terkena vertigo, kemungkinan memiliki masalah kesehatan lainnya. Penyakit seperti tumor, otak, stroke juga infeksi pada telinga bagian dalam merupakan contoh dari penyebab penyakit pusing tujuh keliling. 

Tidak berhenti sampai disitu saja, pasalnya terdapat beberapa indikasi yang menyebabkan penyakit ini menyerang tubuh Anda. Perlu diketahui penyebab penyakit vertigo adalah karena perubahan posisi kepala yang mendadak, misalnya bangun dari tempat tidur tiba tiba. 

Riwayat cedera kepala juga menyebabkan pusing kepala yang bukan main. Jika sebelumnya penderita pernah memiliki cedera di bagian kepala akibat benturan maupun kecelakaan, maka mungkin saja bisa mengalami gejala ini. 

Baca juga: Mau Olahraga saat PSBB Transisi? Perhatikan Dulu Hal Berikut


Tanda dan Gejalanya

Saat kamu mengidap penyakit ini, tanda yang akan ditunjukkan adalah perasaan yang seakan – akan merasa bahwa sekeliling kamu bergerak. Padahal kamu sedang dalam kondisi diam.

Selain itu, mata akan terasa menjadi gelap setelah bangun dari tempat tidur yang disebabkan oleh nystagmus, dimana kondisi mata bergerak secara tak terkendali dan berakibat mual. 

Orang dengan gejala tersebut juga dapat mengalami pingsan karena suplai oksigen dan zat makanan yang tidak memadai pada otak. Hal ini biasanya disebabkan oleh berkurangnya aliran darah sementara. 


Cara Mendiagnosis Vertigo 

Langkah awal mengenali penyakit vertigo adalah memiliki gejala yang berkaitan dengan sakit kepala luar biasa. Mulai dari sensasi berputar, melayang dan goyang. Jika kamu mengalami hal tersebut, bisa jadi kamu penderita sakit kepala ini.

Namun jika diperlukan, kunjungi dokter untuk melakukan tahap pemeriksaan fisik lebih lanjut. Pemeriksaan ini bertujuan untuk melihat fungsi dari pendengaran, fungsi otak, dan gerak bola mata. 

Jika kamu ataupun kerabat menderita vertigo, sebenarnya tidak usah panik dalam menghadapinya.

Hal ini bisa diatasi dengan sederhana, misalnya dengan duduk diam saat gejala yang dirasa kambuh. 

Beberapa jenis obat pun juga bisa digunakan untuk meredakan gejala yang hebat ini, tetapi harus sesuai dengan saran dokter. Karena pengobatan yang diberikan dokter pada pasien juga berbeda tergantung penyebabnya. 

Kamu juga bisa mencegah gejala ini dengan beberapa cara, seperti tidur dengan posisi kepala lebih tinggi, duduk diam sejenak setelah bangun tidur, gerakkan kepala secara perlahan hingga hindari posisi membungkuk. 


Cara Mengobatinya 

Perlu diketahui cara mengatasi penyakit vertigo adalah menggunakan cara sendiri untuk mengatasinya seperti melakukan beberapa manuver kepala secara sederhana setelah bangun dari tidur dan memutar 45 derajat ke kanan dan ke kiri. 

Ada juga cara mengobatinya dengan membatasi konsumsi garam dan diuretik supaya mengurangi volume cairan yang tersimpan dalam tubuh. Hindari minuman kafein, alkohol dan coklat. Untuk itu, perlu adanya keseimbangan antara asupan makanan dan gaya hidup yang kamu jalani.

Nah, teman-teman penting sekali bukan menjaga kesehatan? Jika sudah memiliki riwayat penyakit seperti ini, maka kamu harus extra hati-hati. Untuk itu sedari dini mulailah kebiasaan dan pola hidup yang baik, supaya kamu tetap produktif! 

Baca juga: Find Your ZEN! Tips Work Life Balance untuk Hidup Lebih Seimbang