Bakal Ada Holding Indonesia Battery, Ini Tugas Antam (ANTM)

Electric Car - Canva

Electric Car - Canva


Kalau kamu pernah nonton animasi seperti Gundam atau Doraemon, kamu pernah membayangkan enggak sih, kalau nantinya semua kendaraan di Bumi ini sudah enggak pakai bensin lagi?

Nah, hal itu kayaknya akan semakin terwujud di dunia nyata nih, Be-emers. Pasalnya, sejumlah negara memang diketahui sudah memproduksi kendaraan dengan energi baterai atau listrik (electronic vehicle/EV).

Selain itu, adanya energi alternatif juga sangat penting untuk menyelamatkan Bumi kita nih, Be-emers.

Seiring dengan hal itu, di Indonesia sendiri, rencananya bakal ada Holding Indonesia Battery lho! Holding tersebut pun diinisiasi oleh PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) alias MIND ID. 

Buat kamu yang belum tahu, MIND ID ini merupakan Holding BUMN industri pertambangan. Dilansir dari laman resminya, MIND ID pun menguasai saham milik pemerintah Indonesia seperti PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM), PT Bukit Asam Tbk. (PTBA), PT Timah Tbk. (TINS), hingga PT Freeport Indonesia.


Nah, dalam mewujudkan Holding Indonesia Battery, MIND ID diketahui menugaskan Aneka Tambang untuk bertanggung jawab di sisi hulu nih.

Menurut Direktur Utama Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) Orias Petrus Moedak, dikutip dari Bisnis, pihaknya bakal bergabung dengan PT Pertamina (Persero) dan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) di dalam IBH.

Lalu, kenapa Antam di bagian hulu?

Soalnya, ANTM diketahui punya tambang nikel. Untuk itu, MIND ID bakal join holding sama Antam dan mitra dari luar.

Perlu kamu ketahui nih, Orias menyebut kalau cadangan nikel Indonesia telah mencapai 21 juta ton. Nah, posisi reserves itu menjadi yang tertinggi secara global lho!

Sementara itu, penguasaan cadangan nikel Indonesia oleh MIND ID mencapai 30,4 persen. Jumlah itu pun berasal dari kepemilikan di PT Aneka Tambang Tbk. dan PT Vale Indonesia Tbk.

Adapun, Orias menilai, pembentukan Holding Indonesia Battery ini bakal rampung dalam kurun waktu 1 hingga 2 bulan mendatang nih, Be-emers. Selain itu, diketahui Menteri BUMN Erick Thohir telah membentuk tim sejak awal tahun untuk membentuk industri baterai.

Baca Juga: Biar Enggak Boncos, Perhatikan Hal Ini Sebelum Beli Mobil