Noice VS Spotify: Persaingan di Industri Konten Audio

Spotify - Canva

Spotify - Canva


Spotify: Si “Raja” Platform Audio Streaming

Di tahun 2006, mantan CTO Stardoll Daniel Ek bersama dengan rekannya yakni Martin Lorentzon memutuskan untuk mendirikan sebuah platform bernama “Spotify”. Dilansir dari Forbes, nama “Spotify” sendiri berasal dari kombinasi dari kata “spot” (titik) dan “identify” (identifikasi).

Didirikan pertama kali di Swedia, tapi berdasarkan catatan Mirror, Spotify baru membuka pendaftaran layanan gratis bagi publik di Inggris pada 2009. Kemudian pada July 2011, Spotify mulai diluncurkan di Amerika Serikat.

Saat itu, dilansir The Verge, Spotify menawarkan trial untuk menikmati musik tanpa batas selama enam bulan secara gratis. Namun pada Maret 2012, Spotify kemudian menghapus semua batasan pada tingkat layanan gratis tanpa batas waktu.

Berdasarkan informasi di laman resminya, Spotify punya banyak fitur nih, Be-emers. Enggak cuma buat para pendengar, Spotify juga menyediakan berbagai fitur khusus untuk para artis hingga developer yang ingin menghubungkan musik di Spotify ke aplikasi buatannya.

Untuk kamu para pendengar Spotify, kamu bisa menikmati fitur listen offline, musik, podcast, hingga radio lho. Sedangkan untuk para artis atau musisi, Spotify memfasilitasi berbagai fitur yang memudahkan musisi untuk berkembang seperti:
  • Menyediakan playlist khusus (editorial playlist dari tim Spotify, personalized playlist berdasarkan algoritma Spotify, hingga lagu yang akan segera dirilis)
  • Menyesuaikan tampilan menarik di profil Spotify para musisi (Canvas, hingga memudahkan musisi untuk memasukkan link donasi di laman profilnya)

Eksistensi Spotify sebagai platform audio streaming semakin kuat. Apalagi di tahun 2020, yang mana pandemi telah membuat banyak orang lebih banyak menghabiskan waktunya di rumah.

Spotify merilis data yang menunjukkan bahwa di tahun 2020, mulai dari artis, lagu, album, dan podcast individu telah membentuk tren streaming baru. Bahkan, Spotify mengakui bahwa tahun 2020 juga penuh dengan penemuan karena semakin banyak orang yang mendengarkan podcast untuk pertama kalinya lho!

Dari catatan BBC, Spotify di Eropa juga pernah memecahkan rekor dengan mendapatkan 1 juta pelanggan berbayar pada Maret 2011. Jumlah itu terus bertambah dari tahun ke tahun.

Buktinya, berdasarkan catatan Variety, di kuartal pertama 2020 Spotify sudah punya 133 juta pelanggan di seluruh dunia lho!

Adapun, berdasarkan laporan kinerja Spotify di kuartal keempat 2020, Spotify tercatat mendapatkan net income sebesar 581 miliar Euro dan total aset 6,33 miliar Euro.

Kenalan sama Noice di halaman selanjutnya kuy!