Jadi Kontroversi, Begini Tindakan Nike Soal Satan Shoes yang Dilengkapi Darah Manusia

Nike Illustration - Canva

Nike Illustration - Canva

Salah satu produk sepatu Nike, yakni “Satan Shoes”, telah mendapat banyak sorotan dan kontroversi seiring dengan kabar bahwa sepatu tersebut mengandung darah manusia!

Lalu, gimana tindakan Nike selanjutnya ya?

Buat kamu yang belum tahu, “Satan Shoes” ini merupakan sepatu kets khusus dari MSCHF Product Studio dengan tema setan, sesuai namanya. Sepatu ini dibuat lengkap dengan darah manusia, yang terdapat pada lini Air Max 97 pada sepatu tersebut.

Dilansir dari Bloomberg, terkait kontroversi ‘‘Satan Shoes’’, Nike Inc. bersama dengan MSCHF Product Studio akhirnya setuju untuk menyelesaikan gugatan atas "Satan Shoes" nih, Be-emers.

Jadi, sebagai bagian dari perjanjian, MSCHF akan memulai penarikan secara sukarela atas “Satan Shoes”. Enggak cuma itu, pihak MSCHF juga bakal menarik sepatu “Jesus Shoes”, yang sebelumnya juga menuai kontroversi.

Baca Juga: Sebelum Satan Shoes, MSCHF Pernah Rilis Sepatu Nike Jesus Shoes

Penarikan tersebut dilakukan dengan cara pembelian kembali secara harga eceran oleh pihak MSCHF. Hal tersebut disampaikan oleh pihak Nike pada Kamis (8/4) lalu, dikutip dari Bloomberg.

Sementara itu, Nike menegaskan kalau pihaknya sama sekali enggak ada hubungannya dengan “Satan Shoes” maupun “Jesus Shoes” lho, Be-emers.

Meski begitu, kalau ada pelanggan yang bingung dan ingin mengembalikan sepatu tersebut, para pelanggan tetap bisa mendapatkan pengembalian uang secara penuh.

Namun, untuk pelanggan atau pembeli yang memilih untuk enggak mengembalikan sepatu mereka dan kemudian mengalami masalah produk, cacat atau masalah lainnya, mereka harus menghubungi MSCHF, bukan Nike.
 

Perkara Nike VS MSCHF di Pengadilan

Di sisi lain, sebenarnya penyelesaian tersebut belum selesai di pengadilan nih. Kok bisa?

Pihak MSCHF justru mengatakan penyelesaian terbaik yakni dengan menempatkan gugatan “di belakangnya” dan memungkinkannya untuk mendedikasikan waktunya ke berbagai proyek artistik dan ekspresif lainnya.

Sayangnya, hal itu justru mengecam pembuat sepatu. Soalnya, pihak Nike sudah menggugat MSCHF.

Nike menganggap hal yang dilakukan MSCHF adalah sebuah “kenakalan”. Pada Maret 2021, Nike memenangkan perintah penahanan sementara yang melarang penjualan sepatu pada 1 April.

Namun, hakim justru menolak permintaan Nike untuk menarik kembali 666 sepatu yang diproduksi. Nike mengatakan pada saat itu bahwa sepatu tersebut dapat menodai mereknya.

Diketahui, sepatu edisi khusus tersebut sudah habis terjual dalam waktu kurang dari satu menit lho, Be-emers! Adapun, menurut pengacara yang mewakili seni kolektif David Bernstein, sebanyak 665 dari 666 sepatu telah dikirim ke kolektor sebelum perintah penahanan diberlakukan.