Borong Saham ViacomCBS Hingga Baidu, Siapa Sih Sosok George Soros?

Like

George Soros Illustration Web Bisnis Muda - Pinterest

George Soros Illustration Web Bisnis Muda - Pinterest

 

George Soros: Si Legenda Hedge Fund

Di kalangan investor dunia, sosok George Soros sudah enggak asing lagi. Bahkan, dilansir Investopedia, George Soros disebut sebagai investor paling sukses sekaligus legenda hedge fund manager lho!

Pria yang pernah menempuh pendidikan filsafat di London School of Economics itu memulai karirnya di bidang ekonomi dengan bergabung menjadi bagian dari bank pedagang London Singer & Friedlander. Kemudian, dikutip Britannica, Soros mulai pindah ke New York tahun 1956 dan bekerja sebagai analis di sekuritas Eropa sejak 1969.

Setelah sukses menjadi analis di Amerika Serikat, barulah, pada 1973 Soros mulai mendirikan Soros Fund -yang kemudian juga dikenal sebagai Quantum Endowment Fund. Soros Fund merupakan sebuah hedge fund (dana lindung nilai) yang juga melahirkan berbagai perusahaan terkait.

George Soros dikenal berani dalam mengambil keputusan investasi. Hal itu pun menyebabkan dananya tumbuh pesat!

Bahkan, Soros pernah lho dengan tepat meramalkan kehancuran pasar saham dunia yang terjadi pada Oktober 1987 silam. 


Nama George Soros juga pernah menjadi perbincangan di Inggris, manakala pemerintah setempat mendevaluasi pound sterling. Lewat grup perusahaan Quantumnya, Soros rupanya telah menjual miliaran pounds sebelum devaluasi, yang sebagian besar dibeli dengan uang pinjaman.

Menariknya, Soros memborong kembali pounds, membayar kembali uang yang telah dipinjamnya, dan memperoleh keuntungan hingga sekitar US$ 1 miliar! Jatuhnya mata uang pound sterling saat itu, seperti yang dicatat Britannica, sampai membuat Soros mendapat julukan “orang yang merusak Bank Inggris."

Meski begitu, namanya manusia, kadang prediksi atau pertaruhannya juga bisa salah. Salah satunya, yakni saat Soros salah memperkirakan bahwa saham Jepang akan jadi yang paling jatuh.

Di tahun 1994, Soros berspekulasi bahwa nilai dolar akan naik terhadap yen Jepang. Namun, dolar lah yang saat itu malah terjun sepanjang tahun dan akhirnya menyebabkan Quantum Fund harus kehilangan ratusan juta dalam satu hari.

Saat krisis di era 90an pun, ternyata perusahaan milik Soros tersebut juga diketahui telah rugi hingga miliaran dolar nih. Meski begitu, Investopedia mencatat, dana yang dikelola Soros di Quantum Fund telah mencapai pengembalian tahunan rata-rata 30 persen dari tahun 1970 hingga 2000 lho!

Di penghujung 1999, Soros pun mulai pulih berkat keuntungan di saham internet. Namun, kini gaya investasi Soros jadi lebih konservatif setelah adanya ledakan gelembung teknologi pada era 2000an.

Hingga pada Juli 2011, Soros harus menghadapi peraturan federal baru tentang hedge fund. Hal itu pun menyebabkan Quantum Endowment Fund tidak akan lagi mengelola uang investor luar dan hanya akan menangani aset Soros beserta keluarganya.

 

George Soros Illustration Web Bisnis Muda - Pinterest

George Soros Illustration Web Bisnis Muda - Pinterest



 

George Soros: Si Filantropis

Layaknya investor ternama seperti Warren Buffet dan para miliarder dunia, Soros juga dikenal sebagai seorang filantropis lho, Be-emers. Investopedia menyebutkan, pria kelahiran Hungaria itu memang punya aktivitas filantropis yang luas.

Soros memulai kegiatan filantropisnya dengan menggunakan sebagian dari keuntungannya untuk mendirikan Open Society Foundations di tahun 1984. Soros pun diketahui telah menyumbangkan miliaran dolar untuk berbagai tujuan melalui Open Society Foundations.

Britannica mencatat, sebagian besar kegiatan awal filantropisnya difokuskan di Eropa Timur, tepatnya dimulai di Hungaria. Di sana, pria kelahiran 1930 itu memberikan beasiswa, bantuan teknis, serta membantu memodernisasi sekolah dan bisnis.

Bahkan, diyakini, Soros telah menyumbangkan lebih dari US$ 30 miliar untuk kegiatan amal di tahun 2020 lalu nih. Kabarnya, sebagian besar uang itu digunakan untuk mendanai program pendidikan dan kesehatan, hak asasi manusia, dan kemajuan demokrasi.

Adapun, dilansir Forbes, kekayaan George Soros hingga 17 Mei 2021 tercatat telah mencapai US$8,6 miliar!