Didukung Sejumlah Perusahaan Raksasa, Bill Gates Incar Transisi Energi Bersih

Bill Gates Incar Transisi Energi Bersih Illustration Bisnis Muda - Image: Pinterest - Canva

Bill Gates Incar Transisi Energi Bersih Illustration Bisnis Muda - Image: Pinterest - Canva


Selain sebagai pengusaha, sosok Bill Gates memang dikenal peduli dengan isu lingkungan nih, Be-emers. Di satu sisi, Bill Gates pun dikabarkan tengah mengincar transisi energi bersih dari sejumlah perusahaan raksasa.

Di tahun 2015, Bill Gates mendirikan mendirikan sebuah perusahaan yang memayungi sejumlah organisasi yang memiliki tujuan untuk mempercepat inovasi dalam energi berkelanjutan dan teknologi lainnya. Perusahaan bernama Breakthrough Energy itu pun dibentuk untuk mengurangi emisi gas rumah kaca.

Dilansir dari Green Tech Media, Breakthrough Energy juga berinvestasi di berbagai perusahaan rintisan yang mencoba mengkomersialkan konsep baru terkait lingkungan. 

Mulai dari startup yang fokus di fusi nuklir, baterai berkapasitas besar untuk menyimpan energi terbarukan, hingga startup biofuel yang dihasilkan mikroba.

Baca Juga: Punya Rencana Perangi Perubahan Iklim, Bill Gates Investasi Pengembangan Clean-Tech
 

Dukungan Teknologi Energi Bersih Breakthrough Energy

Fox Business melaporkan, Breakthrough Energy telah mendapatkan investasi dari tujuh perusahaan raksasa untuk mengembangkan teknologi energi bersih nih, Be-emers.


Tujuh perusahaan tersebut yakni American Airlines, ArcelorMittal, Bank of America, BlackRock Foundation, Boston Consulting Group, General Motors, dan Microsoft. Jadi, ketujuh perusahaan tersebutb bakal berinvestasi langsung ke inisiatif "Catalyst" dari Breakthrough Energy.

Program tersebut pun bertujuan untuk memfasilitasi "transisi energi bersih" untuk mencapai ekonomi nol emisi karbon pada tahun 2050 lho, Be-emers.

Bill Gates menuturkan, dikutip Fox, untuk menghindari bencana iklim tentunya perlu dibutuhkan revolusi industri baru. Maslaahnya, setengah dari teknologi yang dibutuhkan untuk mencapai nol emisi belum ada atau terlalu mahal untuk dibeli.

Nah, menurut Gates, Catalyst dirancang untuk menyediakan cara yang lebih efektif untuk berinvestasi di masa depan teknologi bersih.

Baca Juga: Akuisisi Saham Pangeran Arab, Perusahaan Investasi Bill Gate Kini Kuasai 71,3% Four Seasons Hotels

Diketahui, American Airlines, ArcelorMittal, Blackrock dan Microsoft masing-masing berkomitmen setidaknya US$100 juta untuk upaya tersebut lho. Dari catatan Bloomberg, ketujuh mitra Breakthrough Energy tersebut melebihi US$ 1 miliar dalam bentuk hibah, modal ekuitas, dan pesanan pembelian.

Menariknya nih, program Catalyst yang diinisiasi oleh Bill Gates di awal tahun 2021 ini juga punya kemitraan dengan Departemen Energi AS dan Komisi Eropa!

Bahkan, pemerintah AS telah memberikan dukungan seiring dengan target Presiden Joe Biden yang ingin mengurangi 50-52 persen emisi gas rumah kaca di seluruh ekonomi hingga tahun 2030.

Adapun, awalnya program Catalyst Breakthrough Energy ini akan fokus pada empat bidang penelitian, yakni  penangkapan udara langsung, hidrogen hijau, penyimpanan energi jangka panjang, dan bahan bakar penerbangan berkelanjutan.

Kamu setuju enggak dengan misi Bill Gates dalam menciptakan teknologi energi bersih, Be-emers?