Rombak Total Perusahaan TikTok Usai Hengkangnya Zhang Yiming

TikTok Illustration Web Bisnis Muda - Image: Flickr

TikTok Illustration Web Bisnis Muda - Image: Flickr

Like

Terpaan kabar hengkangnya Zhang Yiming dari jabatan CEO ByteDance memang sudah bergulir sejak bulan Mei kemarin.

Spekulasi mengatakan bahwa kemunduran dari Zhang Yiming dikarenakan dirinya merasa tidak memiliki keterampilan sosial yang cukup untuk menjadi manajer ideal.

Baca Juga: Founder Induk TikTok Zhang Yiming Dikabarkan Bakal Resign Jelang IPO! Kenapa Ya?

Spekulasi lain juga menyebutkan bahwa Zhang Yiming hanya akan pindah jabatan ke posisi key strategy pada akhir tahun 2021, namun sampai saat ini ByteDance tidak memberikan tanggapan apapun tentang hal tersebut sebagaimana dikutip dari Reuters.

Terlepas dari hal tersebut, yang jelas kini posisi CEO ByteDance sudah jatuh kepangkuan Liang Rubo. Tanpa berlama, Liang Rubo terbilang cukup memperlihatkan gelagat yang cukup agresif atas jabatan yang kini dipegangnya dengan melakukan perombakan total terhadap ByteDance.


Liang Rubo langsung melakukan perombakan terhadap ByteDance dengan mengurai ByteDance menjadi enam unit bisnis.

Menghimpun dari Bisnis, enam unit bisnis tersebut meliputi TikTok, Douyin, Lark (unit kolabroasi kerja), Nuverse (unit gaming), BytePlus (jasa servis), serta Dali Education (unit teknologi pendidikan).

Tak berhenti sampai disitu, Liang Rubo juga langsung menunjuk Shou Zi Chew sebagai CEO dari salah satu lini bisnis ByteDance yang menjadi cash cow utama yaitu TikTok.

Keseriusan dan kesungguhan Shou Zi Chew setelah mengembang predikat CEO TikTok ini hampir membuatnya rela hengkang dari jabatan sebelumnya yaitu CFO (Chief Financial Officer) ByteDance.

Dengan perombakan total perusahaan tersebut, Liang Rubo berharap akan mampu menciptakan lingkungan kerja yang lebih kondusif.

Sementara itu dari sisi lain, walaupun valuasi dari ByteDance telah mencapai US$300 miliar serta pengguna TikTok yang sudah mencapai 1 juta pengguna ini, perusahaan tersebut belum akan melakukan IPO dalam waktu dekat.

Nah, Be-emers, bagaimana ya nantinya keberlangsungan ByteDance dan TikTok seusai melakukan reorganisasi ini?