Selain Jadi Novelis, Ini 3 Profesi Penulis Masa Kini

Profesi Penulis Masa Kini (Sumber gambar: Pexels)

Profesi Penulis Masa Kini (Sumber gambar: Pexels)

Like

Punya hobi dan bakat menulis? Namun, enggan menjadi seorang novelis?

Tenang, faktanya ada banyak profesi yang bergerak di bidang kepenulisan yang bisa kamu tekuni sekaligus menyalurkan hobi.

Menulis merupakan bagian dari cara berkomunikasi. Kemampuan ini menjadi salah satu pilar utama yang dibutuhkan oleh berbagain industri. Apa saja ya profesi yang memerlukan keterampilan menulis?

Yuk, simak informasinya berikut ini.

Baca Juga: Jadi Trending di Twitter, Andrea Hirata dan JK Rowling Bisa Kaya Raya Berkat Tulisan


 

1. Content Writer

Sesuai dengan namanya, content writer bertugas sebagai seorang penulis konten. Profesi ini cukup populer karena banyak perusahaan yang membutuhkan jasa seorang content writer untuk menjadi bagian dari tim digital marketing.

Tugas utama content writer adalah menulis konten berupa informasi yang bertujuan untuk mengedukasi audiens atau pembaca. Proses penulisannya pun memerlukan riset mendalam, sehingga mampu menjabarkan fakta yang sesuai dengan kebutuhan pembaca.

Selain menggunakan platform website, penulis konten juga umum menjadikan media sosial dan email sebagai tempat mendistribusikan hasil karyanya.
 

2. Copywriter

Pasti kamu sudah tidak asing mendengar profesi yang satu ini, bukan? Iya, profesi seorang copywriter ini prospeknya terbuka lebar dan banyak digandrungi oleh para penulis.

Sebelumnya, perlu diketahui bahwa copywriting dikenal juga dengan makna "seni berjualan dengan kata-kata". Sehingga, tak heran sebagai seorang copywriter, kamu memerlukan keterampilan menjual yang mumpuni melalui tulisan yang kamu ciptakan.

Serupa tapi tak sama, content writer dan copywriter ternyata memiliki perbedaan yang sangat signifikan.

Jika content writer fokus pada edukasi dan umumnya memiliki jumlah kata yang banyak -biasanya lebih dari 300 kata, copywriter lebih mengutamakan susunan kata-kata yang bersifat persuasif dengan tujuan untuk berjualan. Umumnya, kata-kata dalam copywriting lebih singkat dan padat.
 

3. Technical Writer

Apakah kamu sering membaca panduan sebelum mengoperasikan sebuah program software tertentu? Panduan tersebut umumnya dikerjakan oleh seorang technical writer.

Berbeda dengan dua profesi penulis sebelumnya, seorang technical writer lebih mengedepankan bagaimana cara memberikan informasi yang begitu kompleks menjadi jauh lebih ringkas, praktis, dan mudah dipahami oleh konsumen.

Profesi ini sebenarnya dibutuhkan oleh berbagai perusahaan, terutama yang selalu menggunakan buku panduan dalam paket produknya. Namun umumnya, profesi sebagai technical writer lebih sering dicari oleh industri yang bergerak di bidang IT, manajemen konsultan, ataupun perusahaan yang memerlukan tindakan teknis pada produk akhirnya.
    
Itu lah tiga profesi seorang penulis yang dibutuhkan di era digital seperti saat ini. Sebagai seorang penulis, menciptakan karya yang bermanfaat bagi pembaca bagaikan panggilan jiwa. Maka dari itu, apapun profesimu, teruslah menulis dan berkarya!

Baca Juga: Pekerjaan yang Cocok Untuk Penulis, Sudah Coba?


Editor: Rachma Amalia