Pilih Menjadi Seorang Bos atau Leader? Ini Beberapa Perbedaannya

Seorang leader juga berperan sebagai mentor bagi timnya (Sumber gambar: Freepik)

Seorang leader juga berperan sebagai mentor bagi timnya (Sumber gambar: Freepik)


Hai Be-emers, kalian pasti tentunya sudah familiar dengan istilah bos dan leader kan? Istilah-istilah tersebut akan sering kalian jumpai dalam sebuah organisasi, manajemen bisnis, dan lain sebagainya.

Hingga saat ini, ternyata masih banyak orang yang belum tau dan mengira bahwa bos dan leader adalah istilah yang sama, hanya berbeda cara penyebutan saja.

Meskipun terlihat serupa dan seperti memiliki arti yang sama, tetapi nyatanya kedua istilah ini mempunyai makna yang sangat jauh berbeda lho, Be-emers. Terlebih lagi, dalam hal praktik secara langsung.

Baca Juga: Sering Dianggap Sama, Apa Bedanya Key Opinion Leader (KOL) dengan Influencer?
 

Beberapa Perbedaan Mendasar Antara Bos dan Leader

Lalu, kira-kira apa saja ya perbedaan antara bos dan leader? Kalian pasti penasaran kan Be-emers?

Yuk, langung saja simak penjelasannya di bawah ini sampai selesai ya!   

 

1. Bos Cenderung Memerintah, sedangkan Leader Lebih Membimbing

Perbedaan pertama antara bos dan leader dapat kita lihat berdasarkan tindakan mereka untuk mengorganisir timnya. Bos cenderung lebih menitikberatkan pada pemberian perintah dengan cara menekan tanpa peduli dengan apa yang juga dibutuhkan oleh timnya.

Sedangkan seorang leader, tidak fokus untuk hanya sekadar memerintahkan suatu hal, tetapi juga membimbing. Seorang leader juga memperhatikan secara detail terkait timnya.

Apabila terdapat kendala, ketidakpahaman, dan lain sebagainya, leader umumnya turun langsung untuk kemudian mengarahkan dan membimbing timnya.   
 

2. Bos Umumnya Fokus Terhadap Hasil, sedangkan Leader Fokus Pada Proses Pembelajaran

Perbedaan kedua, yaitu seorang bos biasanya hanya berfokus pada hasil yang telah dikerjakan oleh timnya berdasar perintah yang sebelumnya telah ditetapkan.

Bos cenderung tidak peduli terhadap proses yang telah dilakukan timnya, mau seperti apapun dan bagaimanapun, yang terpenting adalah hasilnya sesuai dengan apa yang ia mau.

Berbeda dengan bos, seorang leader tidak terpaku pada hasil semata, tetapi justru lebih mengutamakan proses dan pembelajaran yang timnya upayakan. Bagi seorang leader, proses adalah yang terpenting.

Apabila hasil yang dikerjakan memang belum cukup baik, maka umumnya seorang leader akan menghargai dan membimbing timnya kembali tanpa memarahi, mencaci, atau bahkan menghina.
 

3. Bos Menunjukkan Kekuasaan, sedangkan Leader Menunjukkan Pengaruh

Perbedaan ketiga, dalam menunjukkan peran dan dominasinya. Seorang bos cenderung menunjukkan bahwa dirinya mempunyai kekuasaan penuh sehingga timnya harus tunduk dan bertindak sesuai dengan apa yang diperintahkan.

Kekuasaan adalah hal yang paling penting bagi seorang bos karena tanpa kekuasaan, dia akan kehilangan kewenangannya.

Berbeda dengan bos, seorang leader lebih mengutamakan pengaruh yang dapat diberikan kepada timnya. Bagaimana seorang leader dapat menjadi sosok yang dapat meneruskan pengaruh-pengaruh positif kepada timnya akan menjadi lebih penting, daripada hanya kekuasaan semata yang bertujuan untuk bisa memperoleh rasa hormat dan segan dari timnya.   


4. Bos Berorientasi Pada Kekuatan Sepihak, sedangkan Leader Berorientasi pada Partnership
Dalam hal ini, bos dapat diartikan sebagai hirarki tertinggi dan paling berkuasa. Sehingga, hubungan antara bos dengan tim pada umumnya tidak sejajar, yang mana bos lebih tinggi daripada anggota timnya.

Sedangkan seorang leader cenderung menerapkan prinsip dua arah yang sejajar dengan timnya. Tidak ada yang lebih tinggi, dan tidak ada yang lebih rendah.

Oleh karena itu, seorang leader biasanya membentuk hubungan yang bersifat partnership dengan timnya, yang mana mereka bekerja, berproses, dan belajar bersama-sama.  

Nah, kira-kira itu lah beberapa perbedaan mendasar antara bos dan leader. Setelah memahami perbedaannya, kalian lebih memilih untuk menjadi seorang bos atau leader nih Be-emers?

Semoga artikel ini bermanfaat bagi kalian yaa!




Editor: Rachma Amalia