Sering Disangka dari Luar Negeri, 4 Brand Ini Asli Indonesia

Lea Jeans, produk lokal kualitas internasional. (Sumber gambar: Situs resmi Lea Jeans)

Lea Jeans, produk lokal kualitas internasional. (Sumber gambar: Situs resmi Lea Jeans)


Be-emers, pasti sering kan melihat brand dengan nama ‘kebarat-baratan’ di pusat perbelanjaan? Ternyata, beberapa merek yang suka kamu lihat itu asli Indonesia, lho.

Sebagai brand lokal, memang harus bisa menjadi raja di negeri sendiri. Maka dari itu, para brand tersebut harus bisa beradaptasi, mengerti selera konsumen, dan meningkatkan kualitas produk. Apalagi karakter orang Indonesia yang masih gemar dengan produk yang ‘kebarat-baratan’.

Lantas, brand apa saja sih yang namanya "blasteran" luar negeri, tapi DNA Indonesia? Beberapa di antaranya pun sudah berhasil menembus pasar internasional.
 

1. Eiger

 

Eiger Store. (Sumber gambar: GNFI)

Eiger Store. (Sumber gambar: GNFI)


Bagi yang gemar berkegiatan outdoor, nama yang satu ini pasti sangat familiar. Mungkin juga kamu telah memiliki beberapa produknya.

Eiger menempatkan diri sebagai brand fashion dan perlengkapan outdoor yang berkualitas. Hal ini terlihat dari segi gaya dan cara pemasarannya. Kalau dilihat sekilas, bisa jadi kamu akan menganggapnya merek luar negeri.


Baca Juga: Heboh Kasus Eiger, Marketing Gimmick Belaka?

Padahal, Eiger termasuk local pride yang didirikan sejak 1993 oleh pengusaha kelahiran Bandung bernama Ronny Lukito. Keren!
 

2. Wakai

 

Wakai Store Mall Kasablanka. (Sumber gambar: Twitter @wakai_id)

Wakai Store Mall Kasablanka. (Sumber gambar: Twitter @wakai_id)


Jika melihat dari konsep, logo, produk, toko, dan media sosialnya. Merek yang satu ini memang tampak Jepang banget, ya Be-emers. Engga heran, banyak yang menganggap Wakai adalah produk buatan Jepang.

Namun, kenyataannya Wakai merupakan produk asli Indonesia. Alasan dibalik konsep brandnya yang serba Jepang, karena produknya didesain oleh desainer asal Negeri Sakura langsung, lho. Wakai dikelola oleh PT Metrox Group, yang juga menaungi brand dengan nama blasteran lain, seperti The Little Things She Needs.
 

3. J.Co Donut & Coffee

 

J.Co Store. (Sumber gambar: Indonesia Design)

J.Co Store. (Sumber gambar: Indonesia Design)


Logo dan tokonya yang selalu paling ‘cetar’ di pusat perbelanjaan, dengan semerbak aroma donatnya, pasti langsung bikin hidung happy dan perut pun mulai memainkan orkes keroncong.

Merek yang berjualan donat, kopi, dan yoghurt ini, sekilas memang tampak seperti merek waralaba asal Amerika Serikat. Padahal, J.Co adalah produk dagang asli Indonesia yang dimiliki oleh Johnny Andrean, yang juga dikenal dengan bisnis salonnya.

Memang, ide awalnya karena Johnny menggemari donat ala Amerika. Pada tahun 2005, ia pun  mendirikan J.Co dan kini jumlah gerainya makin bertambah dan tersebar ke seluruh Indonesia. Bahkan, hingga tembus ke negara Malaysia, Filipina, Singapura, dan Tiongkok.
 

4. Lea Jeans

 

Salah satu produk Lea Jeans. (Sumber gambar: Situs resmi Lea Jeans)

Salah satu produk Lea Jeans. (Sumber gambar: Situs resmi Lea Jeans)


Merek jeans yang satu ini benar-benar tampak meyakinkan sebagai produk luar negeri. Dari tampilan model foto yang kebanyakan bule, hingga produk yang memiliki gaya fashion khas Amerika banget, membuat image-nya seolah seperti produk impor.

Padahal, Lea Jeans adalah produk fashion asli Indonesia. Merek ini dikelola oleh PT Lea Sanent yang didirikan sejak tahun 1976, dan memiliki pabrik pusat di daerah Tangerang, Banten.

Baca Juga: Alasan Barang Branded Harganya Mahal, Kualitasnya Sesuai?

Di tengah gempuran merek luar negeri, banyak merek lokal bisa tetap berjaya di negerinya sendiri. Masih banyak juga masyarakat yang engga silau dengan produk luar, dan tetap percaya membeli produk dalam negeri.

Ada merek asli Indonesia dengan nama ala-ala blasteran luar negeri lain yang mungkin kamu tahu?



Editor: Rachma Amalia