Sebelum Investasi Kenali Perbedaan Saham dan Forex!

Perbedaan saham dan forex. (Ilustrasi: Canva)

Perbedaan saham dan forex. (Ilustrasi: Canva)


Dalam dunia investasi ada dua pasar yang populer, saham dan forex. Simak perbedaan saham dan forex di bawah ini. 

Investasi di pasar saham dan pasar forex cenderung memberikan keuntungan yang tinggi sehingga banyak yang memilih untuk berinvestasi di kedua pasar tersebut.

Investasi saham dilakukan di pasar saham sedangkan investasi forex dilakukan di pasar forex. Aktivitas investasi yang dilakukan disebut juga dengan trading.

Meskipun sama-sama untuk investasi ada perbedaan yang mendasari kedua pasar investasi tersebut.
 

Perbedaan Saham dan Forex


Dilansir dari bisnis.com, ada 6 perbedaan trading di pasar saham dan pasar forex. 


1. Instrumen



Ada perbedaan dari segi instrumen yang diperjualbelikan. Dalam pasar saham, instrumen yang diperdagangkan adalah surat bukti kepemilikan atas perusahaan atau perseroan terbatas. 

Sedangkan dalam pasar forex atau foreign exchange, instrumen yang diperdagangkan adalah mata uang negara-negara di dunia. 

Instrumen forex pada umumnya diperdagangkan dalam bentuk pasangan, seperti euro terhadap poundsterling (EUR/GBP), euro terhadap dolar Amerika Serikat (EUR/USD), poundsterling terhadap dolar Amerika Serikat (GBP/USD), dan lainnya. 

Baca Juga: Sebelum Mulai, Kenali Dulu Bedanya Investasi dengan Trading


2. Waktu


Waktu juga menjadi perbedaan besar antara pasar saham dan pasar forex. Pasar saham beroperasi pada jam kerja, pagi hingga sore hari berbeda-beda di tiap negara.

Contohnya Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin-Kamis sesi I akan dibuka pada pukul 09.00-12.00 dan dilanjutkan sesi II pukul 13.30-15.49.59 WIB atau waktu Jakarta Automated Trading System (JATS).

Sedangkan pada Jumat, sesi I dibuka pada pukul 09.00-11.30 dan sesi II pada pukul 14.00-15.49.59 WIB (JATS). 

Pasar forex tidak mengenal waktu buka dan tutup di hari kerja. Perdagangan pasar forex berlangsung 24 jam nonstop mulai Senin hingga Jumat. 

Dalam pasar forex terdapat empat sesi perdagangan di dunia, yaitu sesi Australia (Sydney) yang dimulai pukul 05.00 - 14.00 WIB, kemudian dilanjutkan oleh sesi Asia (Tokyo) dimulai pukul 07.00 - 16.00 WIB. 

Sesi Eropa (London) yang dimulai pukul 13.00 - 22.00 WIB, dan sesi Amerika (New York) dimulai pukul 20.00 - 05.00 WIB.
 

3. Leverage


Leverage adalah istilah yang memungkinkan seseorang melakukan transaksi dengan modal yang lebih kecil dibandingkan modal sesungguhnya.

Umumnya leverage dalam forex ditampilkan dalam bentuk proporsi tertentu, misalnya 1:100 hingga 1:1.000. 

Sedangkan leverage di pasar saham sangat kecil atau bahkan tidak ada. Sehingga ketika ingin membeli saham senilai Rp100 juta, maka uang yang disiapkan tidak boleh kurang dari Rp100 juta.
 

4. Likuiditas


Dari segi likuiditas, pasar forex merupakan yang paling likuid karena kapitalisasinya sangat besar.

Sedangkan likuiditas di pasar saham sangat tergantung terhadap popularitas dan kapitalisasi saham yang dibeli.

Baca Juga: Mencoba Peruntungan pada Investasi Forex


5. Peluang


Transaksi pasar saham hanya bergerak satu arah. Peluang keuntungan atau profit dalam pasar saham hanya bisa diperoleh ketika harga bergerak naik.

Sedangkan dalam pasar forex terdapat istilah two-way opportunity, yakni Anda tetap bisa mencari peluang keuntungan, baik ketika harga bergerak naik maupun turun.
 

6. Volatilitas


Volatilitas pasar forex sangat tinggi, artinya harga bisa naik tinggi dengan cepat dan dapat tiba-tiba turun secara cepat. 

Hal ini karena pasar forex sangat sensitif terhadap peristiwa politik, ekonomi, dan sosial suatu negara. 
Sementara itu, pola harga dalam pasar saham cenderung lebih stabil yang dapat dilacak dari waktu ke waktu.

Mau tulisanmu dimuat juga di Bisnis Muda? Kamu juga bisa tulis pengalamanmu terkait investasi, wirausaha, keuangan, hingga lifestyle di Bisnis Muda dengan klik “Mulai Menulis”.

Submit artikelnya, kumpulkan poinnya, dan dapatkan hadiahnya!

Gabung juga yuk di komunitas Telegram kami! Klik di sini untuk bergabung.