Ini Cara Agar Toko Online Banyak Pengunjung

Cara supaya toko online banyak pengunjung (Foto: pixabay.com)

Cara supaya toko online banyak pengunjung (Foto: pixabay.com)

Like

Masih gak percaya gimana caranya seseorang bisa benar-benar sukses berjualan secara online dan punya banyak untung? Suka ngerasa ini bener gak sih bisa sampai 1.000 pembeli. 

Ini itu akumulatif dan gak terjadi dalam sehari atau semalam. Pokoknya usaha tidak membohongi hasil, betul? 

Logika sederhananya jika banyak yang berkunjung, maka tentu peluang pembelian terjadi juga meningkat bukan?  Yuk, langsung aja simak ini dia tipsnya! 


Pahami Algoritma Search Engine

Namanya aja kok yang susah. Search engine itu bukan hanya Google dan sosial media saja, ya! E-commerce yang menjadi platform kamu berjualan itu juga merupakan search engine juga. 

Kenapa? Karena kamu menggunakannya, untuk mendapatkan sesuatu. Seperti informasi produk, harga produk, pembelian, dsb. 
 
Nah, gimana sih cara pahami algoritmanya, padahal gak punya tools dan ga bisa ngoding. Sederhananya, algoritma itu dipasang untuk satu tujuan, yaitu memberikan hasil pencarian atau referensi produk terbaik bagi para pembeli. 


Jadi, tampilan toko yang muncul jika kamu menulis keyword produk di pencarian. Maka toko tersebutlah yang patut kamu contoh. Sudah mulai paham bagaimana memahami algoritmanya? 

Yap, kuncinya menganalisa pola-pola pada toko-toko online yang muncul di halaman pertama pencarian di platform E-commerce yang kamu gunakan.  

Pastikan kamu bisa membedakan mana ads (berbayar) dan mana yang organik, ya! Biasanya organik ini muncul, karena ada beberapa faktor seperti penjualan yang sudah banyak, rating bintang 5, lalu penamaan produk yang lengkap, dan foto produk yang berkualitas. 

Ingat, fitur yang disediakan setiap E-commerce ada baiknya digunakan dengan baik dan semaksimal mungkin, yah! Jika ada placement untuk video, maka usahakan kamu bisa punya review video juga. 

Namun, hal yang penting adalah memulai dari penamaan produk yang baik dan benar. Usahakan simpel, jelas, dan saat dibaca, pengunjung paham dan yakin. Ini kuncinya, paham dan yakin dengan toko onlinemu. Ingat, sekali terjadi pembelian, maka penamaan toko tidak bisa diubah, ya! 


Bisa Gunakan Ads 

Pastikan kamu serius dengan barang yang kamu jual, ya! Kamu boleh simak terlebih dahulu nih artikel sebelumnya tentang Cara memulai bisnis online dari nol

Kalau kamu sudah yakin akan konsisten, maka tidak ada salahnya untuk menggunakan ads untuk mengiklankan produk yang kamu jual. 

Pertanyaannya, iklankan di media sosial atau di platform E-Commercenya? Nah, soal ini tidak ada hasil yang mutlak. Setiap industri memiliki polanya masing-masing. 

Namun, langkah awal untuk melakukan testing mana yang efektif. Kamu bisa mencoba keduanya bersamaan selama 1 minggu. 

Jika beriklan dari sosial media, arahkan langsung menuju pada toko onlinemu, ya! Setelah itu, kamu bisa menganalisa mana yang lebih efektif mendatangkan penjualan. Ingat keluarkan budget yang sama juga. Jadi, comparing bisa ‘apple to apple’. 


Sales Funnel 

Para pebisnis online wajib nih paham sedikit tentang apa itu sales funnel, karena secara langsung kalian sudah terjun dalam dunia digital marketing, nih! 

Supaya bisa menjual lebih banyak. Coba lihat hasil data dari penggunaaan ads tadi, apakah iklan sosial mediamu membawa penjualan? 

Gimana cara taunya bahwa penjualan produk datangnya dari sosial media, nih? Mudah, biasanya setiap penjualan yang datangnya dari ads memiliki label tersendiri untuk menunjukkan bahwa produk tersebut terjual karena ads.

Inilah yang nantinya secara kolektif dirangkum dan disebut  cpc (cost per click) pada laporan adsmu. 

Nah, biasanya jika tidak banyak yang memiliki label. Maka, bisa saja produk yang terjual merupakan hasil  leads yang datang dari iklan sosial mediamu. 

Apa keuntungan mencoba beriklan di sosial media? Iklan dari Facebook atau instagram itu membuat kamu memiliki beberapa tipe audiens yang bisa kamu atur. 

Berbeda halnya dengan menjalankan iklan di platform E-commerce. Sampai saat ini, hampir semua E-commerce hanya menargetkan pada kata kunci dan iklan otomatis.Sehingga, kamu tidak bisa menargetkannya dengan spesifik. 

Untuk itulah, kamu butuh yang namanya iklan di social media. Supaya kamu bisa melakukan retargeting. 

Potensi kamu bisa lebih banyak untuk mengedukasi dan mengingatkan mereka yang sudah pernah melihat produkmu. Jadi mereka tidak terlewatkan jika toko online mu memiliki sale atau diskon. 


Competitive Edge

Ingat saat lakukan iklan, jangan sampai iklan terbuang sia-sia. Saat mengiklankan, pikirkan berapa income yang akan kamu terima? Bagaimana caranya supaya modal iklan bisa kembali? 

Jualah produk yang memiliki harga tinggi dengan untung yang tinggi. Namun, pastikan produk ini memiliki competitive edge. Misalnya: produk ini lebih bersaing dibanding yang lain, fotonya lebih jernih, punya harga bundling produk yang menarik. 

Jangan sampai lupakan sisi responsiveness dan mengingatkan customer untuk melakukan review. Ini adalah goals utama setiap produk laku terjual, yaitu untuk mendapatkan rekomendasi. Dapat rekomendasi, maka rating toko online akan meningkat bukan? 


Blogwalking atau Influencer 

Nah, ini kalau kamu sudah semakin expert dan ingin menambah omset lagi. Kamu mulai gunakan influence atau blog walking. 

Sebetulnya, keduanya punya tujuan yang sama yaitu untuk meningkatkan pengunjung toko dengan bantuan pihak ke-3. 

Bedanya, influencer mungkin akan lebih mahal, sedangkan blogwalking tidak terlalu mahal, namun untuk menemukan penulis blog dengan niche yang sama dengan produkmu mungkin membutuhkan effort yang tidak mudah.

Hasil? Tentu saja tidak bisa dipukul rata, ya! Semua kembali pada kualitas produk, kualitas influencer dan engagement social medianya. 

Sedangkan blogger pun bergantung pada seberapa strategis keyword yang ia gunakan. Untuk dana, tentu blogwalking bisa terjamin lebih murah dibanding menyewa influencer.

Intinya, yang mau berbisnis jangan takut gagal, ya! Kamu pasti akan selalu menemukan silver lining-nya pasti ! Asal jangan menyerah. 

Success is not built on success. It’s built on failure. it’s built on frustration. Sometimes it’s built on catastrophe.

-Summer Redstone-

Nah, gimana insight-nya? Semoga bermanfaat ya untuk kamu anak-anak muda yang sedang mencari inspirasi dan peluang bisnis.

Kalau kamu mau tahu lebih banyak lagi, boleh follow dan comment di kolom komentar kira-kira topik apa yang menarik untuk dibahas selanjutnya. 

Jangan lupa, sign up terlebih dahulu, supaya kamu bisa follow dan comment, ya! Semoga bermanfaat.