Minyak Makan Merah: Pengganti Minyak Goreng yang Disebut Jokowi Lebih Sehat dan Bergizi

Minyak makan merah sebagai alternatif pengganti minyak goreng yang lebih sehat (Sumber gambar: kemenkopukm.go.id)

Minyak makan merah sebagai alternatif pengganti minyak goreng yang lebih sehat (Sumber gambar: kemenkopukm.go.id)

Like

Muncul tren tentang penggunaan minyak makan merah. Minyak tersebut dianggap punya keunggulan yang lebih tinggi dibandingkan minyak goreng yang biasanya digunakan oleh masyarakat.

Pernyataan tersebut diungkapkan langsung oleh Presiden Joko Widodo saat meresmikan pabrik minyak makan merah pertama di Indonesia yang berlokasi di Deli Serdang, Sumatera Utara pada Kamis (14/3) lalu.

Peresmian pabrik minyak makan merah tersebut menjadi pertanda majunya industri kelapa sawit di Indonesia. Apalagi melihat luas kebun kelapa sawit di Indonesia mencapai 6,2 juta hektar.

Baca Juga: Stop Buang Minyak Jelantah Sembarangan, Ini Alasannya!

Apalagi, dalam sehari, pabrik minyak makan merah bisa memproduksi 7 ton minyak. Harga minyak makan merah pun jauh lebih murah dibandingkan minyak goreng biasa. Hal ini tentu bisa jadi nilai tambah bagi para petani sawit.


Presiden berharap pabrik minyak makan merah ini bisa berkembang luas di provinsi-provinsi lain. Tujuannya supaya masyarakat bisa segera menggunakan minyak makan merah sebagai pengganti minyak goreng biasa untuk memasak.

 

Ciri Khas Minyak Makan Merah

Sebenarnya, minyak makan merah dan minyak goreng biasa terbuat dari bahan yang sama, yaitu kelapa sawit. Perbedaannya terletak pada cara pengolahannya. 

Menurut Peraturan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Nomor 5 Tahun 2023 Tentang Tata Kelola Minyak Makan Merah Berbasis Koperasi, minyak makan merah berasal dari proses rafinasi tanpa melalui pemucatan (bleaching) dan deodorisasi.

Baca Juga: Rambut Indah dan Berkilau karena Rutin Pakai Minyak Kelapa!

Minyak makan merah atau refined palm oil ini punya ciri khas warna merah yang mencolok. Hal tersebut disebabkan oleh produk kelapa sawit yang digunakan berwarna merah tua.

Dilansir dari laman indonesiabaik.id, proses pengolahan minyak makan merah tidak melalui proses distilasi (penyulingan) seperti minyak goreng pada umumnya. Makanya, warna minyak makan merah tidak berubah jadi jernih atau keemasan.