Mengenal Fungsi dan Jenis Dana Pensiun yang Perlu Diketahui Milenial

Bisnis Muda
Like

Enggak selamanya istilah You Only Live Once (YOLO) bisa kamu terapkan seumur hidup. Ada kalanya kamu perlu melihat ke masa yang akan datang. Apakah kamu sudah siap menyambut kehidupanmu di masa tua nanti?

Pensiun jadi salah satu persiapan kamu di masa senja. Banyak cara yang bisa dilakukan supaya kamu punya tabungan masa depan dengan dana pensiun.

Menurut UU RI No.11 tentang Dana Pensiun tahun 1992, dilansir dari laman Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dana pensiun adalah sebuah badan hukum yang mengelola dan menjalankan program yang menjanjikan manfaat pensiun. Manfaat itu berupa uang yang dibayarkan oleh badan tersebut saat pesertanya telah pensiun.

Dana pensiun berfungsi buat mengumpulkan iuran yang dibayar oleh peserta atau perusahaan dan pastinya memberikan uang pensiun kepada peserta. Selain itu, dana pensiun juga bisa berfungsi untuk menginvestasikan uang yang dikelola.

For your information, dana pensiun ini punya dua jenis lho. Ada apa aja sih?


Dana Pensiun Manfaat Pasti (PPMP)

Menurut OJK, jenis pensiun ini merupakan program pensiun yang manfaatnya sudah ditetapkan dalam Peraturan Dana Pensiun. Program ini juga dikenal sebagai Program Pensiun Manfaat Pasti (PPMP).

PMPP punya sejumlah keunggulan nih. Misalnya kayak besaran manfaat pensiun sudah pasti karena sudah ditetapkan dalam peraturan dan rumus tertentu.

Enggak cuma itu, iuran yang lewat program ini adalah hasil estimasi kebutuhan biaya buat realisasi manfaat pensiun. Perlu diketahui juga nih, program ini menggunakan dana agregat untuk pencatatan dananya.

Namun, PPMP ini juga dibayangi risiko karena bersifat paternalistik. Hal ini bakal bikin perusahaan menanggung semua atau sebagian besar risiko, termasuk risiko investasi.

Dana Pensiun Iuran Pasti (PPIP)

Berbeda sama PMPP, dilansir dari situs Dana Pensiun Jaya, jenis pensiun ini adalah program yang memberikan manfaat pensiun yang didapat tergantung pada akumulasi iuran dan hasil pengembangan.

Biasa disebut juga sebagai Program Pensiun Iuran Pasti (PPIP), program ini adalah yang paling sering ditemui. Salah satu contohnya adalah tabungan pensiun yang biasanya dipotong langsung dari gaji peserta oleh perusahaan yang kemudian disetor ke dana pensiun.

PPIP ini juga erat banget kaitannya sama hasil investasi. Soalnya, kalau hasil investasinya bagus, maka uang atau manfaat pensiun yang didapat bakal makin besar, gitu juga sebaliknya.