Apa Itu Customer Journey, Gimana Cara Membayangkannya? 

Apa itu customer journey (Format: Pixabay.com)

Like

Berbisnis menjadi salah satu hal yang diminati oleh masyarakat saat ini. Termasuk pula bagi generasi muda maupun kaum milenial.

Banyak diantara kamu yang mungkin telah memiliki usaha kecil kecilan. Namun, terkadang kamu masih belum memahami apa yang menjadi kebutuhan konsumen.

Sudahkah kamu mengenal customer journey? Jika membayangkan secara gamblang apa yang menjadi kebutuhan konsumen, menjadi hal yang sulit dan bingung mau mulai dari mana. 

Mulailah dengan customer journey, dengan memikirkan tahapan-tahapan untuk mencapai pembelian atau transaksi terjadi. Kamu bisa memahami apa yang terlewatkan atau apa yang belum maksimal dari promosi produk maupun dari fitur produk kami. Yuk, simak selengkapnya! 


Customer Journey - Customer Experience 

Menurut Philip Kotler, dalam bukunya Marketing 4.0, kunci keberhasilan sebuah brand itu terletak pada hubungan baik yang terjalin antara penjual dan pembeli. Karena lanskap bisnis yang sudah berubah, maka konektivitas adalah hal yang penting menurut Kotler. 

Nah kembali lagi, tidak perlu kenal bisnis besar atau kecil, ini waktumu untuk memetakan customer journey-mu dengan tepat. Sehingga, pemasaran yang kamu jalankan pun akan lebih fokus dan juga mampu untuk memperbaiki proses bisnis yang kamu jalankan. Bisnis yang besar selalu berawal dari sesuatu yang kecil awalnya. 


Di dalam pengertiannya sendiri, customer journey map merupakan sebuah diagram yang berisi gambaran berbagai macam langkah yang dilakukan konsumen untuk membeli produk kamu.

Mulai tahapan pertama hingga pengalaman setelah membelinya. Ingat, bahwa akhirnya kamu ingin pembeli memiliki pengalaman yang baik berbelanja di platform atau akunmu.


Awareness, Menjadi Fase Pertama dari Diagram Satu Ini

Untuk fase yang pertama ini, biasanya akan dimulai ketika konsumen mengetahui produk yang kamu miliki. Ada berbagai macam saluran pemasaran yang mungkin akan ditemukan oleh konsumen.

Mulai dari website, blog, Youtube, email marketing hingga media sosial, dan kegiatan word of mouth. Hal ini merupakan tahapan pertama yang perlu kamu tahu. Dari sini lah, kamu mengedukasi konsumen dan calon pembelimu.


Consideration, Tahap Konsumen Mulai Mencari Tahu

Setelah mengetahui tahap pertama, maka kamu pun bisa tahu fase selanjutnya dalam diagram satu ini. Dalam tahapan ini, pada umumnya konsumen akan mencari tahu tentang informasi umum dari bisnis yang kamu miliki.

Mulai dari alamat bisnis, jam kerja dari bisnis yang kamu miliki hingga penawaran produk yang tersedia. Hal ini dikarenakan konsumen memang sedang mencari bisnis yang mereka butuhkan. 

Kamu pun bisa membuat agar bisnis yang kamu miliki mudah ditemukan dalam pencarian online. Salah satunya, dengan membuat website atau memiliki media sosial.


Riset, Menjadi Tahap Ketiga yang Dilakukan oleh Konsumen

Langkah selanjutnya yang nantinya akan dilakukan konsumen setelah mengetahui apa itu customer journey adalah riset. Hal ini berpengaruh untuk mengetahui seberapa besar bisnis kamu.

Hal ini dapat dilakukan dengan cara melihat ulasan di Google maupun Trip Advisor. Selain itu, konsumen pun juga bisa mencari tahu mengenai feedback atau reputasi yang ada di media sosial.


Purchase, Konsumen Mulai Melakukan Pembelian

Ketika konsumen telah melakukan pencarian dan mencari ulasan mengenai bisnis yang kamu miliki, maka mereka akan mulai melakukan pembelian. Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk membeli, secara online, in person atau memesan melalui telepon.


Review, Dilakukan Setelah Membeli Produk

Review sendiri biasanya akan dilakukan oleh konsumen setelah melakukan pembelian. Kamu pun juga bisa meminta mereka untuk memberikan ulasan tentang produk. Sehingga, akan memberikan gambaran apakah konsumen telah puas pada produkmu.

Ulasan ini sangat penting untuk diberikan oleh konsumen. Sehingga, setelah kamu mengetahui apa itu customer journey, maka lima fase terakhir termasuk review menjadi bekal untuk membangun branding bisnismu. 

Setiap orang memiliki kesempatan untuk memulai bisnis, tak terkecuali generasi muda. Untuk itu, kamu perlu melakukan berbagai macam hal yang menunjang pengetahuan akan bisnis, salah satunya adalah customer journey map ini.

Baca Juga: Mending Punya Bisnis Patungan atau Sendiri? Ini yang Perlu Kamu Perhatikan