Mau Tambah Portofolio? Reksa Dana Campuran Bisa Jadi Pilihan Sebelum Masuk ke Saham

Think - Canva

Like

Suka bingung enggak sih mau menambah investasi apa dalam portofolio kamu?

Apalagi di tengah situasi pasar yang penuh ketidakpastian, pilihan instrumen investasi yang cocok  juga penting nih untuk dipertimbangkan. Hal ini tentunya untuk menghindari risiko investasi yang terlalu besar.

Nah, dilansir dari laman Bisnis, ternyata reksa dana campuran bisa jadi pertimbangan kamu nih untuk tambah portofolio sebelum memutuskan untuk nyemplung ke instrumen saham. Kok gitu?

Soalnya, reksa dana campuran yang punya aset saham, obligasi, dan deposito dinilai cenderung lebih aman ketimbang langsung ke saham.

Baca Juga: Di Tengah Volatilitas Pasar, Ini Opsi Cuan untuk Reksa Dana
 

Pasar Saham Lebih Rentan

Menurut Chief Investment Officer PT Paytren Asset Management Achfas Achsien, ketidakpastian yang terjadi di pasar modal diprediksi bakal masih tinggi di kuartal IV/2020. 


Penemuan vaksin Covid-19 yang masih dikembangkan dinilai bikin kondisi pasar modal lebih rentan daripada pasar surat utang. Nah, hal itu bisa terlihat dari pergerakan pasar yang sangat fluktuatif saat adanya perkembangan vaksin.

Selain itu, pemulihan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ke level 6.000 kayaknya belum akan terjadi dalam waktu dekat. Hal itu disebabkan oleh seluruh sektor riil yang terpukul karena kena dampak pandemi.

Ditambah, investor asing masih asyik melakukan aksi net sell yang cukup besar, baik di pasar saham maupun obligasi.

Meski begitu, ia memprediksi kalau di akhir tahun 2020 nanti, IHSG masih bisa bertahan di kisaran 5.500 hingga 5.600 sering dengan penantian vaksin Covid-19
 

Lakukan Secara Bertahap

Di sisi lain, sejauh ini, aset obligasi justru jadi penyeimbang penurunan kinerja saham dalam reksa dana campuran. Meskipun terbatas, harga obligasi negara mulai meningkat sejak menyentuh level terendah.

Makanya, ia menyarankan untuk lebih baik berinvestasi di ast saham termasuk reksa dana campuran nih, Be-emers. Meski begitu, menurutnya, ini saatnya mengoleksi reksa dana campuran secara bertahap atau sedikit-sedikit.

Dikutip dari laman Bareksa, reksa dana campuran memang cocok buat kamu yang punya profil risiko moderat dan punya tujuan jangka menengah panjang atau sekitar 3 sampai 5 tahun ke depan.

Adapun, reksa dana ini memang relatif aman kok, Be-emers. Soalnya, kebijakan investasinya lebih fleksibel. Jadi, misalnya pasar saham lagi enggak bisa diharapkan investasi kalian bisa difokuskan ke obligasi maupun pasar uang!

Baca Juga: Ini Reksa Dana yang Dinilai Cuan di Tengah Bayang Resesi