Mengenal Sosok Lex Greensill, Money Guy Kesayangan Masayoshi Son yang Bikin Kecewa

Lex Greensill - Pinterest

Like

Nama Lex Greensill sempat menjadi sorotan saat Masayoshi Son ingin berinvestasi di Indonesia. Dikenalkan Son sebagai “money guy”, siapa sih sebenarnya sosok Lex Greensill?

Pada Februari 2020 lalu, menurut catatan Bloomberg, bos SoftBank Group yakni Masayoshi Son berkunjung ke Indonesia dan berniat untuk berinvestasi miliaran dollar pada pengembangan ibu kota baru.

Nah saat itu, Lex Greensill yang menjadi “kesayangan” Son juga ikut sebagai bagian dari rombongan.

Bahkan, saat bertemu dengan Presiden Joko Widodo, Son memperkenalkan Greensill sebagai "money guy” lho, Be-emers.

Baca Juga: Shunji Sugaya, Penolak Tawaran Softbank dengan Kekayaan 990 Juta dolar AS
 

Lex Greensill: Sang Pengusaha asal Negeri Kanguru

Lahir di Queensland pada 1976, Lex yang bernama lengkap Alexander David Greensill merupakan seorang bankir sekaligus pengusaha asal Australia yang cukup terkenal lho, Be-emers.


Lex, tak lain dan tak bukan, adalah pendiri dari Greensill Capital, perusahaan yang fokus pada pembiayaan rantai pasokan dan produk keuangan derivatif.

 

Lex Greensill - Pinterest


Sebenarnya, Lex enggak punya latar belakang keluarga dari sektor finansial lho. Namun, kedua orang tuanya merupakan pengusaha dan punya perkebunan tebu serta melon di Australia.

Dilansir dari Outline.com, Lex juga sempat menjadi seorang petani tebu dan diharapkan untuk memasuki bisnis perkebunan keluarganya. Namun, semua itu berubah ketika ia tiba di Inggris pada 2001.

Lima tahun kemudian, menurut The Sunday Times, Lex mulai bergabung bank Amerika Morgan Stanley, serta Citigroup dan JPMorgan. Nah, dari situ lah, Lex mulai concern dengan dunia perbankan dan finansial nih, Be-emers.

 

Sosok Lex Greensill - Pinterest


Hingga pada akhirnya, pada November 2011, Lex mendirikan Greensill Capital yang berbasis di London, Inggris.

Menurut Bloomberg, Lex Greensill adalah seorang miliarder bersertifikat dan memiliki beberapa jet pribadi lho! Bahkan, relasinya juga enggak tanggung-tanggung, yakni para eselon Inggris seperti mantan Perdana Menteri Inggris David Cameron.

Namun, gara-gara Greensill Capital harus mengalami krisis keuangan hingga pengawasan hukum di awal 2021, kini Greensill bukan lagi seorang miliarder nih, Be-emers.

Bahkan, Financial Times menyebutkan bahwa Greensill dan keluarganya menjual sekitar US$ 200 juta saham Greensill pada tahun 2019, sebelum perusahaan tersebut menghadapi ambang kebangkrutan.

Nah, sebenarnya gimana sih hubungan Greensill dengan Masayoshi Son?

Kita ke halaman selanjutnya yuk!