Pembuat Marlboro, Philip Morris Melirik Peluang di Pasar Ganja! Apa Tujuannya?

Philip Morris Marlboro Lirik Peluang Pasar Ganja Illustration Web Bisnis Muda - Canva

Like

Di sejumlah negara, tanaman marijuana alias ganja memang berstatus legal. Di satu sisi, pembuat rokok Marlboro, Philip Morris International kabarnya sedang melirik peluang di pasar ganja lho!

Dikabarkan New York Post, hal itu dilakukan pihak Philip Morris International seiring dengan keadaan pembuat rokok yang tengah berjuang untuk meningkatkan penjualan di tengah meningkatnya regulasi nikotin.

Dikutip Bloomberg, CEO Philip Morris International Andre Calantzopoulos mengatakan, pihaknya sedang mengamati industri marijuana lebih dekat. Meskipun, hingga saat ini belum ada kepastian seiring dengan pasar yang “masih muda” dan belum adanya regulasi penjualan yang pasti.

Baca Juga: PBB Beri Izin utnuk Kebutuhan Penelitian, Apa Saja Manfaat Ganja untuk Kesehatan?
 

Pesona Saham Perusahaan Ganja dan Demand Rokok yang Berkurang

Di sisi lain, sejumlah saham ganja terpantau naik. Misalnya saja, menurut catatan New York Post, saham Aurora Cannabis naik hampir 1 persen di premarket.

CEO Philip Morris juga mengatakan, prioritasnya saat ini adalah menghasilkan produk “bebas rokok”. Salah satu jalan yang ingin ditempuh yakni dengan memanfaatkan peluang bisnis ganja.


Diketahui, raksasa industri rokok tersebut ternyata telah mencari lebih banyak sumber pendapatan lain selama bertahun-tahun lho, Be-emers. Soalnya, rokok rupanya enggak lagi disukai di tengah meningkatnya regulasi dan perubahan perilaku.

Sementara itu, pasar marijuana dinilai bisa jadi alternatif penjualan untuk menjual produk rokok bagi pengecer tembakau tradisional. 

Meski begitu, di AS sendiri, pemerintah federal belum bergerak untuk melegalkan ganja lho! Namun, sebagian negara bagian AS semakin bergerak ke arah sana.

Misalnya, Gubernur New York Andrew Cuomo, diketahui sudah menandatangani undang-undang awal tahun ini yang melegalkan penggunaan mariyuana untuk tujuan rekreasi, membuka pasar yang berpotensi besar bagi para penanam, penjual, dan lainnya di industri tersebut. Waduh!

Walaupun Philip Morris kelihatan sedang melirik peluang di pasar ganja, tapi pihaknya enggak mau gegabah. Philip Morris justru telah menjadi yang paling berhati-hati di antara rekan-rekannya di sektor tembakau untuk memasuki pasar tersebut.

Namun, Philip Morris ternyata juga pernah lho menjadi investor di perusahaan ganja untuk medis. Lima tahun lalu, New York Post mencatat, Philip Morris pernah berinvestasi di Syqe Medical, sebuah perusahaan ganja medis Israel.

Adapun, sebenarnya Philip Morris memang telah lama ingin memberikan kebutuhan untuk beralih dari rokok tradisional. Bahkan, baru-baru ini, perusahaan yang sudah eksis sejak 1847 itu ingin menciptakan alternatif yang tidak terlalu berbahaya untuk rokok.

Baca Juga: Kinerja Belum Cemerlang, Gudang Garam (GGRM) Justru Asyik Ekspansi Bandara & Tol