Investasi atau Trading?

Investasi atau Trading (Sumber gambar: Canva.com)

Like

Nah bagi teman - teman yang saat ini lagi mau masuk pasar saham, pasti akan berkenalan dengan dua gaya yang sering disebutkan di pasar saham. Bukan gaya berenang loh teman - teman...
2 gaya ini adalah gaya Investor dan gaya Trading. Kedua style ini punya karakter yang akan mendefinisikan mereka dalam menghadapi pasar saham. Jadi apasih bedanya investasi dengan trading ?

Contohnya akan saya buat dalam bentuk ilustrasi. Katakanlah ada 2 orang peternak sapi dan mereka masing masing membeli sebuah sapi perah.

Kemudian perternak pertama merawatnya beberapa tahun hingga cukup dewasa untuk menghasilkan susu. produk susu tersebut dia jual sehingga mendapatkan keuntungan. Meskipun butuh waktu cukup lama untuk merawat tapi akhirnya dia menikmati keuntungan dari penjualan susu sapinya.

Sedangkan peternak kedua mempunyai cara berbeda. Peternak kedua membeli sapi perah tersebut lalu beberapa bulan setelah dirawat ia menjual kepasar dengan harga lebih mahal dari harga yang ia beli. Hasil keuntungannya dia gunakan untuk membeli sapi yang lebih baik lagi dan mengulangi strategi ini hingga ia mendapat keuntungan yang besar dari penjualan

Kisah pertama adalah contoh dari investasi, sedangkan contoh kedua adalah contoh dari trading. kedua gaya ini ada positif dan negatifnya. Namun jika dilakukan dengan benar sama - sama akan menghasilkan. kemudian apa implikasinya dalam pasar saham ?


Bagi seorang investor dia akan melihat dari sisi fundamental, melihat kesehatan dan prospek perusahaan. Setelah menemukan perusahaan yang sesuai kriteria dia akan berinvestasi dengan uang yang dia punya hingga perusahaan tersebut membuahkan keuntungan dalam bentuk deviden ataupun kenaikan harga saham yang signifikan. Nah karena namanya investasi jadi butuh waktu untuk bisa bertumbuh. periodenya lebih dari 1 tahun.

Sedangkan trader akan melihat dari sisi teknikal atau historis pergerakan saham. Dia akan membeli saham pada harga rendah dan menjualnya dengan harga lebih tinggi. periode trading lebih singkat daripada investasi dan bahkan bisa dilakukan dengan hitungan menit bahkan detik. Namun tidak selalu trading pasti untung. Ada resiko kerugian jika pasang posisi yang salah, atau membaca grafik yang keliru. 

Nah kesimpulannya kedua gaya ini sama sama punya plus dan minusnya. dari sisi waktu trading lebih singkat daripada investasi, sedangkan dari sisi resiko investasi bisa lebih aman daripada trading. Namun hanya teman - teman sendiri yang bisa memutuskan apakah senang gaya investasi ataugaya trading. Biasanya dari pengalaman, teman - teman akan menemukan style yang cocok dengan profil resiko masing - masing.

Jadi sebelum masuk ke pasar saham coba cari - cari dulu info tentang investasi dan trading terutama cara analisanya baik secara fundamental maupun teknikal supaya nanti ketika masuk pasar saham sudah siap dengan gaya yang tepat dan tidak memilih saham yang salah.

Semoga artikel ini membantu teman - teman untuk mempersiapkan diri dalam memasuki pasar saham.