Berinvestasi di Pasar Saham Butuh dana Besar?

Ilustrasi modal (Sumber gambar:Canva.com)

Like

Halo teman - teman Bisnis muda, Dikala kondisi ekonomi seperti ini ada banyak kesempatan yang bisa didapatkan dari investasi saham karena banyak saham yang sedang terdiskon. Nah tentunya banyak teman - teman yang udah mulai familiar nih dengan investasi saham atau udah mulai mau menerjunkan diri untuk berinvestasi saham.

Tapi ditengah pamor investasi saham yang mulai menaik mungkin ada dari kita yang pernah diberitahu kalo untuk sukses di pasar saham itu butuh modal besar. Atau pernah mendengar tentang investor retail yang gak bakal dapat untung dari pasar saham karena terbatasnya modal. Atau mungkin teman - teman merasa dengan modal yang terbatas apakah bisa berinvestasi di pasar saham ??


Jawabannya adalah BISA BANGET teman teman.


Kali ini gue akan memberi dua contoh teladan yang begitu di kagumi di pasar saham dan bagaimana mereka memulai investasi saham mereka. Siapa aja ya ?


1. Warren Buffett

Nah nama Warren Buffett ini adalah nama yang begitu terkenal di pasar saham. Warren Buffett adalah investor saham yang dijuluki Miracle Of Omaha karena kepiawaiannya dalam mengatur investasi sahamnya yang bahkan konsisten 25% per tahun dalam waktu 60 tahun !! Ada yang bilang bahkan investasi Warren Buffett menjadi dua kali lipat setiap 3 tahun. Wow...Bisa dibilang Warren Buffett adalah panutan bagi investor saham dan salah satu investor yang gue kagumi.

Nah ternyata usut punya usut beliau memulai investasinya dengan hanya $120 di umur 11 tahun. Wah gue umur 11 tahun masih main kelereng rasanya hahaha... Ok back to topic. Disini yang gue mau highlight adalah beliau menggunakan $120 atau setara 1,7 Jt (kurs Rp14.360) untuk modal awal membeli saham Cities Services Preferred. Nah ternyata beliau memulainya dengan uang yang relatif kecil ya.


2. Lo Kheng Hong

Nah kalo beliau ini terkenal sebagai Warren Buffett Indonesia. Beliau terkenal dengan investasi - investasi saham yang menghasilkan keuntungan lebih dari 100 persen dengan menggunakan kaedah investasi. Nah beliau juga mengikuti jejak Warren Buffett. Beliau mulai dari umur 30an dan dengan uang yang disisihkan dari pekerjaannya sebagai tata usaha.


Nah kalo teman - teman nyari di google tentang beliau maka teman - teman akan menemukan bahwa gaji yang didapatkan waktu itu ternyata tidak besar. Namun dari gaji itu beliau menyisihkan untuk beli saham sambil hidup dengan hemat. Alhasil saat ini beliau sudah menikmati hasil investasinya yang sudah mencapai triliunan rupiah.

Nah dari kedua investor legend ini dapat dilihat bahwa mereka tidak memulainya dengan dana yang besar. mereka mulai dari dana yang kecil yang mereka sisihkan dari pendapatan mereka. Sama seperti saat ini yang mau berinvestasi di pasar saham. Selain itu pelajaran penting dari mereka berdua adalah kegigighan mereka untuk berinvestasi.

Mereka memprioritaskan uang mereka untuk diinvestasikan terlebih dahulu. Kalo istilahnya Warren Buffett adalah "Do not save what is left after spending but spend what is left after saving". Mindset inilah yang membuat uang mereka terus bertumbuh dan menjadikan mereka seperti sekarang.


Nah apa yang bisa kita simpulkan?

Dari sini kita bisa melihat bahwa mulai berinvestasi saham tidak perlu dana besar. Cukup mulai dengan dana yang kecil dan punya mindset investasi. Dengan demikian niscaya investasi akan bertumbuh dengan sendirinya dan pada akhirnya akan menghasilkan buah investasi yang manis 

Semoga artikel ini menbantu teman - teman untuk mulai berinvestasi di pasar saham