Ini Jenis Reksa Dana yang Bisa Dipilih untuk Persiapan Masa Pensiun

Reksa Dana untuk Persiapan Masa Pensiun Illustration Web Bisnis Muda - Image: Canva

Like

Meski kelihatannya masih lama, masa pensiun itu penting untuk dipersiapkan sedini mungkin lho, Be-emers. Reksa dana pun bisa menjadi salah satu instrumen investasi untuk mempersiapkan masa pensiun kamu nanti.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah No.45 Tahun 2015 Pasal 15 tentang Penyelenggaraan program Jaminan Pensiun, disebutkan bahwa usia pensiun pertama ditetapkan pada umur 56 tahun. Namun, per Januari 2019, usia pensiun tersebut diubah menjadi umur 57 tahun.

Nah, dalam ayat 2, usia pensiun selanjutnya bertambah 1 tahun setiap 3 tahun berikutnya, hingga mencapai Usia Pensiun 65 tahun. Jadi, dalam hal ini, si pekerja sudah masuk Usia Pensiun tapi masih dipekerjakan.

Baca Juga: Punya Gaji Pas-Pasan? Kamu Masih Bisa Nabung untuk Hari Tua Kok! Begini Caranya
 

Besar Dana yang Dibutuhkan di Masa Pensiun

Buat kamu yang bekerja sebagai Pegawai negeri Sipil (PNS), berdasarkan UU No. 11 Tahun 1969, kamu berhak mendapat tunjangan pensiun bulanan dan tunjangan hari tua yang bakal dibayar sekaligus saat memasuki usia pensiun.

Di sisi lain, untuk para pegawai swasta atau bahkan pelaku bisnis, uang pensiun yang digunakan di masa depan bisa didapatkan dari layanan BPJS Ketenagakerjaan dan Dana Pensiun.


Sekedar info, berdasarkan UU No. 11 Tahun 1992, dana pensiun adalah badan hukum yang mengelola dan menjalankan program yang menjanjikan manfaat pensiun (pembayaran berkala ke penerima pensiun). Ada beberapa jenis Dana pensiun yang berlaku nih, antara lain:
  • Dana Pensiun Pemberi Kerja (DPPK)
  • Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK)

Baca Juga: Ini Penyelenggara Dana Pensiun yang Bisa Dipilih untuk Masa Depan

Dikutip dari Bisnis.com, menurut Regional Head of Agency Development Sequis Life Fourrita Indah, sebaiknya seseorang bisa menyisihkan 5 persen hingga 20 persen dari penghasilan bersih bulanannya untuk persiapan masa pensiun nih, Be-emers.

Besaran dana yang harus dikumpulkan tersebut dinilai ideal nih. Soalnya, kalau kamu menyisihkan uang lebih kecil, hal itu bisa berdampak di masa tua.

Perlu kamu ingat, saat memasuki usia pensiun, produktivitas dan kesehatan kamu enggak sama dengan saat kamu masih muda lho.

Nah, Fourrita menambahkan, untuk mengetahui jumlah dana minimal yang harus kamu miliki saat masa pensiun, kamu bisa menghitungnya berdasarkan:

Pendapatan Bulanan dalam Setahun
___________________________________           =   Dana minimal untuk pensiun

Suku Bunga Deposito



 

Reksa Dana untuk Persiapan Masa Pensiun Illustration Web Bisnis Muda - Image: Canva

 

Reksa Dana untuk Persiapan Masa Pensiun

Pada dasarnya, ada banyak cara yang bisa kamu lakukan untuk mempersiapkan dana di masa pensiun. Cara paling umum adalah dengan menyiapkan tabungan khusus untuk masa pensiun.

Namun, cara itu kerap dianggap kurang efektif karena uang yang ditabung bisa “terkikis” inflasi. Investasi merupakan cara yang lebih tepat untuk mempersiapkan keuangan di masa tua kamu nanti lho, Be-emers.

Nah, salah satu investasi yang cocok untuk persiapan masa pensiun yakni reksa dana. Dikutip dari laman Finansialku, untuk mempersiapkan pensiun melalui reksa dana, hal itu harus menyesuaikan juga dengan jangka waktu investasinya nih, Be-emers.

Misalnya nih, kalau masa pensiun tinggal 3-5 tahun, Finansialku menyebutkan, reksa dana yang sesuai yakni reksa dana campuran. Sementara untuk persiapan masa pensiun lebih dari 5 tahun, baiknya sih kamu pilih reksa dana saham.

Sekedar info, dikutip dari laman Bursa Efek Indonesia (BEI) reksa dana saham merupakan reksa dana yang investasinya minimal 80 persen dalam bentuk saham.

Meski jadi reksa dana dengan tingkat risiko lebih tinggi, reksa dana saham memang cenderung cocok untuk kamu yang punya rencana investasi dengan tujuan keuangan jangka panjang -seperti persiapan masa pensiun- karena punya imbal hasil yang besar pula.

Sekedar catatan, dikutip Finansialku, sebaiknya jangan hanya sekedar menyisihkan uang untuk investasi. Melainkan, investasi harus kamu prioritaskan di usia produktif untuk kebutuhan masa depan, seperti hidup di masa pensiun.

Jadi, kamu sudah mempersiapkan kebutuhan di masa pensiun dari sekarang belum?