Rapunzel Syndrome Bikin Orang Makan Rambut Sendiri!

Ilustrasi perempuan dengan rapunzel syndrome (sumber gambar: freepik)

Like

Halo, Be-emers! Kita semua tahu dong kisah Rapunzel, si putri dengan rambut panjang yang mengagumkan? Nah, kali ini kita akan membahas sesuatu yang cukup mengejutkan: Rapunzel Syndrome!

Iya, kamu enggak salah baca. Ternyata, ada sindrom unik yang dinamai seperti tokoh dongeng ini.

Rapunzel Syndrome adalah kondisi medis yang sangat jarang terjadi, di mana seseorang menderita gangguan makan yang disebabkan oleh kebiasaan aneh mereka yang memakan rambut mereka sendiri.

Nah, ketika seseorang makan rambutnya, rambut tersebut bisa menumpuk dalam perut mereka dan membentuk bola rambut yang besar. Bayangkan saja, Be-emers, itu seperti benang spaghetti yang melingkar di dalam perut seseorang!
 

Tokoh Rapunzel dengan rambut panjangnya (Foto: Disney)


Sebetulnya, Rapunzel Syndrome bukanlah nama resmi dari kondisi ini, tapi istilah yang digunakan untuk menggambarkan gejala-gejala yang serupa dengan yang dialami oleh Rapunzel di dalam dongeng.


Jadi, bayangkanlah Rapunzel dengan rambut panjangnya yang terjebak di menara, dan kemudian tambahkan masalah makan rambut ke dalam cerita itu. Cukup unik, bukan?

Baca Juga: 7 Tips Mengatasi Princess Syndrome Berlebihan!


Kok Bisa Makan Rambut Sendiri?


Kamu mungkin bertanya-tanya, mengapa seseorang akan makan rambutnya sendiri? Nah, ada beberapa alasan yang mungkin mendasarinya.

Kebanyakan orang yang mengalami Rapunzel Syndrome juga menderita gangguan mental seperti trichotillomania atau pica.

Trichotillomania adalah kondisi di mana seseorang memiliki kecenderungan untuk mencabut rambutnya sendiri, sedangkan pica adalah kebiasaan makan benda-benda yang tidak lazim seperti kertas, karet, atau bahkan tanah liat.
 

Memakan rambut sendiri (Foto: Canva)


Rambut yang tertelan biasanya tidak bisa dicerna oleh sistem pencernaan kita. Akibatnya, rambut tersebut akan terjebak di perut dan usus halus kita.

Ini bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan yang serius, seperti obstruksi usus atau infeksi. Oleh karena itu, Rapunzel Syndrome harus segera diobati setelah didiagnosis.

Bagaimana sindrom ini bisa terjadi? Nah, saat seseorang mengonsumsi rambut, rambut tersebut dapat membentuk bola yang mengendap di dalam perut. Jika bola tersebut terus membesar, dapat menembus dinding usus dan mencapai saluran pencernaan yang lebih dalam.

Baca Juga: Sering Pura-Pura Bahagia? Bisa Jadi Kamu Kena Duck Syndrome!

Namun, jangan khawatir, Be-emers! Rapunzel Syndrome memang sangat jarang terjadi, dan kebanyakan orang tidak akan pernah mengalaminya.

Kita hanya perlu mengingatkan teman-teman kita untuk tetap menjaga kesehatan mental mereka dan tidak mempraktikkan kebiasaan-kebiasaan yang tidak sehat.

Jadi, itulah cerita tentang Rapunzel Syndrome. Meskipun terdengar cukup aneh dan menakutkan, kita bisa belajar dari hal ini.

Mari kita bersyukur atas rambut yang indah yang kita miliki dan gunakan mereka dengan bijak, bukan untuk dimakan! Ingatlah, kesehatan adalah harta yang paling berharga, jadi jagalah tubuh kita dengan baik.

Punya opini atau tulisan untuk dibagikan juga? Segera tulis opini dan pengalaman terkait investasi, wirausaha, keuangan, lifestyle, atau apapun yang mau kamu bagikan. Submit tulisan dengan klik "Mulai Menulis".
 
Submit artikelnya, kumpulkan poinnya, dan dapatkan hadiahnya!
 
Gabung juga yuk di komunitas Telegram kami! Klik di sini untuk bergabung.