Katanya Usia 23-27 Ideal untuk Menikah, Mapan Jadi Nomor Sekian?

Nikah dulu atau mapan dulu? (Instagram Bisnis Muda)

Like

Kata seorang influencer Twitter, "Waktu terbaik untuk menikah adalah di usia 23-27. Soal mapan bisa menyusul." Menurutmu, apa benar?
 

Menurutmu gimana nih Be-emers?


Oh tentunya pencapaian di usia tersebut akan tergantung keadaan individu masing-masing, dong ya. 

Bagi mereka yang sudah dibekali keadaan finansial yang stabil dari orang tua, mungkin menikah bisa menjadi prioritas.

Namun bagi sandwich generation, pastinya bukan hal mudah untuk memutuskan menikah. 

Melihat banyak yang berfokus pada pencapaian untuk menikah vs berkarier, kita coba ulas pertimbangannya yuk.


Nikah Dulu atau Karier Dulu?



Pertimbangan Menikah

  1. Kesamaan visi-misi dengan pasangan
  2. Keadaan finansial dan mental sudah stabil
  3. Kenal dengan keluarga besar pasangan
  4. Punya rencana masa depan bersama


Pertimbangan Berkarier

  1. Percaya dengan skill dan bakat diri sendiri
  2. Kompensasi dan manfaat dari kantor
  3. Lingkungan kerja
  4. Value perusahaan dan kepercayaan
  5. Passion

Ada warganet yang berpendapat, lebih baik harus nikah lebih lama/mundur (di atas 27 tahun dan mapan dulu) daripada menyesal menikah, lalu cerai.

Ada juga yang lebih memilih nikah dulu, urusan mapan bisa bareng pasangan. Karena menurut BPS, perceraian di Indonesia tercatat sebanyak 284.169 kasus pada 2022.

Faktor ekonomi menjadi salah satu faktor penyebab perceraian.


Rata-Rata Usia Pernikahan di Indonesia


Di Indonesia, pernikahan masih menjadi hal yang diutamakan oleh mayoritas penduduk. Macam-macam alasan yang melatarbelakanginya, salah satunya karena stereotip di masyarakat yang memandang buruk orang yang belum menikah di usia tertentu.

Data dari GoodStats menunjukan pada tahun 2023 persentase usia pernikahan tertinggi berada pada generasi Z sebesar 69 persen. 

Itu artinya sekitar 750 orang merupakan generasi yang lahir sekitar tahun 1997-2012 memilih untuk menikah pada rentang usia 10 hingga 25 tahun.  

Mayoritas orang yang melakukan pernikahan masih menduduki jenjang Sekolah Menengah Keatas (SMA), besarnya mencapai 51 persen dengan tingkat perekonomian menengah. 

Jika melihat ke belakang, usia ini meningkat daripada tahun-tahun lalu. Sebelum era globalisasi, masyarakat Indonesia banyak yang sudah menikah saat usia masih remaja di rentang 8 hingga 15 tahun.

Apalagi di perkampungan-perkampungan Indonesia hingga saat ini masih banyak yang melakukan praktik pernikahan di bawah umur. 

Tapi, kalau menurut kamu Be-emers lebih baik mapan dulu atau menikah dulu?

Artikel ini juga tersedia dengan visual yang lebih menarik di Instagram Bisnis Muda lho, Be-Emers!

Pastikan kamu melihatnya dengan klik foto di bawah ini, ya!

Jangan lupa tinggalkan kritik, saran, atau masukan di kolom komentar!

 

Instagram Bisnis Muda