Update Saham Bisnis Muda, Edisi 5 Agustus 2020

Update Saham Bisnis Muda

Like

Bak kanguru, IHSG bergerak fluktuatif sepanjang sesi pertama perdagangan hari ini (5/8). Dibuka di zona hijau, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) justru bergerak naik-turun cukup tajam.

Lima menit setelah pembukaan bursa, IHSG langsung terjun ke level 5.061,75. Namun, pukul 10:45 WIB, IHSG berbalik rebound ke level 5.091,62.

Hingga akhir sesi pertama perdagangan bursa, IHSG terpantau parkir di zona hijau dengan menguat 0,17 persen ke level 5.083,557. Sebanyak 7 dari 10 sektor di dalamnya pun bergerak positif.

Sektor tambang memimpin dengan penguatan 1,17 persen. Hal itu disusul dengan sektor infrastruktur, yang juga bergerak positif 1,06 persen.

Dilansir dari Bisnis.com, pergerakan IHSG yangs empat melemah pagi ini terjadi setelah dirilisnya data pertumbuhan ekonomi indonesia kuartal II/2020. Adapun, dari data tersebut, pertumbuhan ekonomi Indonesia tercatat mengalami koreksi hingga 5,32 persen.


Lalu, bagaimana nasib IHSG selanjutnya? Apakah masih akan bergerak fluktuatif?
 

Kinerja Emiten

Di semester I/2020, sejumlah emiten BUMN karya rupanya mengalami penurunan kinerja yang cukup signifikan. Hla itu terlihat dari perolehan pendapatan dan laba yang tak merosot.

Bahkan, diketahui, PTPP mengalami penurunan laba bersih hingga 95,36 persen. Hal itu terjadi seiring pendapatan PTPP yang juga menurun hingga 37,76 persen dibanding periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Enggak cuma itu, PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) juga mengalami koreksi laba bersih hingga 94,76 persen di semester I/2020. Meski begitu, pendapatan ADHI masih terpantau tumbuh 1,86 persen.

Perlu diakui, menurunnya kinerja sejumlah emiten BUMN karya juga dipicu oleh sentimen pandemi. Adanya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) sempat menjadi kendala emiten BUMN karya dalam meraih kontrak baru.

Meski begitu, setelah adanya fase new normal ini, emiten BUMN karya diprediksi bakal bisa kembali memperbaiki kinerjanya. Soalnya, dikutip dari Bisnis.com, pelonggaran PSBB akan memicu emiten untuk bisa mengikuti lelang proyek dan melanjutkan pengerjaan kontrak yang sempat tertunda.

Yuk, simak juga kabar lainya seputar pasar modal di sini: