Halodoc Berhasil Masuk Daftar Digital Health 150 CB Insights Lho!

Health - Canva

Health - Canva

Like

Teknologi tentunya bisa membuat semuanya jadi serba efisien, termasuk urusan kesehatan. Dari informasi seputar kesehatan, gaya hidup, hingga pemesanan obat dan konsultasi dengan dokter, kini bisa dilakukan dalam satu aplikasi.

Salah satu yang melakukan hal itu adalah Halodoc. Perusahaan rintisan berbasis kesehatan (health tech startup) ini bahkan resmi dinobatkan sebagai salah satu startup yang masuk dalam daftar Digital Health 150 CB Insights!

Perlu kamu ketahui, CB Insights merupakan platform analisis bisnis dan database global yang menyediakan market intelligence untuk perusahaan serta aktivitas investor. 

Didirikan sejak 2008, perusahaan yang berbasis di New York ini kerap memberikan wawasan tentang perusahaan yang berkembang pesat kepada ekuitas swasta, modal ventura, perbankan investasi, investasi malaikat, dan konsultan profesional.

Pada Digital Health 150 tahun ini, perusahaan rintisan yang masuk dalam daftar sukses mengantongi pendanaan hingga lebih dari US$ 20 miliar melalui lebih dari 600 kesepakatan dengan lebih dari 900 investor.


Sedangkan untuk pemenang Digital Health 150 tahun lalu, berhak mendapat pengakuan dan berhasil mendapatkan total pendanaan hingga mencapai hampir US$5 miliar.

Selain itu, perusahaan yang dinilai punya terobosan dalam pelayanan kesehatan terdiri dari 12 kategori, antara lain seperti Virtual Care Delivery dan Clinical Trials, hingga Drug Discovery dan Specialty Care. Nah, Halodoc pun masuk dalam kategori Virtual Care Delivery nih.

“Pengakuan ini tentu menjadi motivasi bagi kami sebagai perusahaan rintisan karya anak bangsa untuk terus berinovasi dalam memberikan kenyamanan akses kesehatan yang merata bagi seluruh rakyat Indonesia,” kata CEO dan Co-founder Halodoc Jonathan Sudharta, dikutip dari Bisnis.com.

Jonathan juga berharap, hal ini bisa jadi inspirasi bagi ekosistem startup lokal dalam meningkatkan daya saing di tingkat global.

Sementara itu, CEO CB Insights Anand Sanwal mengungkapkan bahwa Digital Health 150 tahun ini merupakan edisi dengan cakupan global paling luas yang diadakan. Adapun, tahun ini, ajang tersebut melingkupi berbagai perusahaan di bidang kesehatan terbaik dari 18 negara.