Viral Tolak PSBB Hingga Kekayaan Lenyap 20,1 Persen, Ada Apa dengan Robert Hartono?

Robert Hartono - Pinterest

Robert Hartono - Pinterest

Like

Tercatat sebagai orang paling tajir di Indonesia, Robert Budi Hartono kembali jadi sorotan nih, Be-emers. Soalnya, Bos Grup Djarum itu menolak adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) lagi di DKI Jakarta.

Sabtu (13/9) lalu, melalui postingan Mantan Dubes Polandia Peter F. Gontha, surat penolakan Robert kepada Presiden Joko Widodo mendadak jadi viral. Dikutip dari Bisnis, melalui suratnya itu, Robert menyatakan kalau pelaksanaan PSBB di DKI Jakarta enggak efektif buat menekan penyebaran Covid-19.

Kenapa ya Robert protes?

Walaupun dirinya berada di posisi ke-128 sebagai orang paling tajir di dunia, sebagai pengusaha, Robert Hartono enggak menampik kalau ia juga terdampak pandemi. Diketahui dari data Bloomberg Billionaires Index, total kekayaan Budi Hartono yakni US$13,7 miliar pada Senin (14/9) pagi.

Meski begitu, rupanya harta Robert sudah berkurang 20,1 persen atau sekitar US$3,44 miliar sepanjang 2020 ini lho, Be-emers.


Adapun, Robert telah menjadi urutan teratas orang paling tajir di Indonesia tahun 2020 ini, dengan nilai kekayaan US$13,6 miliar. Begitu juga dengan sang adik, Michael Hartono, yang punya nilai kekayaan US$13 miliar.

Keduanya merupakan pemilik Grup Djarum dan pemegang saham mayoritas anak usaha Djarum yakni Bank Central Asia (BBCA). Selain BCA, Grup Djarum juga punya emiten afiliasi lain, yakni PT Sarana Menara Nusantara Tbk. (TOWR).
 

Laju Saham BBCA Tetap Hijau

Meski begitu, rupanya sentimen viralnya penolakan PSBB oleh Robert Hartono enggak mempengaruhi pergerakan saham BBCA nih. Terpantau sejak sesi perdagangan pertama hingga akhir, BBCA masih mampu bergerak positif di zona hijau.

Hingga akhir perdagangan bursa hari ini (14/9), saham BBCA masih menguat 2,46 persen, dan parkir di level Rp30.250 per saham. Dari data di laman Bisnis, investor asing masih memborong saham BBCA dengan catatan net buy hingga Rp12 miliar.