Run! 10 Ciri-Ciri Kantor Toxic yang Wajib Kamu Hindari

Suasana Kantor (Sumber Gambar : Freepik)

Suasana Kantor (Sumber Gambar : Freepik)


"Empati adalah keterampilan paling berharga di tempat kerja."

Fenomena lingkungan kerja toxic menjadi hal yang cukup mencengangkan. Pasalnya, secara presentase mencapai 19% pekerja melaporkan bahwa lingkungan kerja bersifat toxic dalam penelitian APA yang merupakan kepanjangan dari American Psychological Association.

Pembahasan terkait lingkungan kerja toxic ini sangat berpengaruh terhadap produktivitas, turnover bahkan isu yang sering Be-emers dengar yaitu kesehatan mental.
 

10 Ciri-Ciri Kantor Toxic yang Wajib Kamu Hindari

Berikut adalah ciri utama kantor merupakan lingkungan kerja toxic, coba cek Be-emers apakah tempat kerjamu termasuk di dalamnya :


1. Budaya Menyalahkan

Istilah dalam Harvard Business Review menjelaskan bahwa blame culture mengakibatkan karyawan tidak berani mengambil risiko, membuat karyawan tidak belajar tentang organisasi serta merusak kinerja tim.

Budaya menyalahkan biasanya menjadikan sebuah kesalahan bukan sebagai bahan evaluasi tetapi sebagai bahan untuk mencari kambing hitam.
 

2. Minim Penghargaan dan Pengakuan

Dalam lingkungan kerja yang toxic, seringkali terjadi pencapaian dan kerja keras karyawan sering diabaikan.

Hal ini jika terus terjadi membuat karyawan merasa tidak dihargai dan terjadi demotivasi sehingga kurang bisa melakukan yang terbaik dalam pekerjaannya.


Baca Juga: Bos Toxic? Begini Cara Menghadapinya!
 

3. Banyak Terjadi Miss Komunikasi

Salah satu contoh miss komunikasi yang terjadi pada lingkungan kerja toxic adalah ketidakpahaman karyawan atas perintah atasan.

Obrolan antara atasan dan karyawan hanya "sekedar saja", di ranah karyawan lebih banyak membicarakan tentang gosip atau hal-hal remeh dan tidak penting.
 

4. Tingkat Stres yang Cukup Tinggi

Burn out yang terjadi di karyawan cukup tinggi dengan adanya interaksi yang cukup emosional dibandingkan profesional.

Contoh konkrit lainnya seperti lingkungan kerja menjadikan diskusi dan feedback sebagai ajang saling menjatuhkan, menyindir, dan menyerang antar personal, padahal feedback merupakan hal yang lumrah terjadi di kantor manapun.
 

5. Beban Kerja Berlebihan

Pemberian tugas yang berlebihan terhadap karyawan melebihi kapasitas karyawan adalah salah satu ciri kantor yang toxic apalagi tanpa didukung dengan fasilitas yang memadai.

Jika hal ini dilakukan terus-menerus bisa menimbulkan dampak yang cukup signifikan kepada karyawan, stres tingkat tinggi dan burn out.