Katanya Mau Hidup Sehat, Kok Dompet Jadi Ikut Sakit?


Ini Bukan Soal Mahal atau Murah

Saya teringat dengan perkataan Andrie Wongso, salah satu motivator terkenal di Indonesia. Katanya, hidup ini memang harus bayar, tetapi mau bayar sekarang atau nanti? 

Contoh pada makanan sehat ini. Masih banyak yang tidak mau mengeluarkan uangnya untuk memiliki makanan-makanan yang lebih sehat. Lebih suka beli mie instan atau makanan kemasan yang terlihat lebih murah. 

Namun, pembelian pada produk makanan tidak sehat berimbas pada biaya nanti, biaya di kemudian hari, yang ternyata lebih bikin gigit jari. 

Bila sudah terkena penyakit yang akut gara-gara makanan tidak sehat yang ditimbun bertahun-tahun di perut, maka biaya akan lebih banyak ke luar. Biaya dokter atau pengobatan, apalagi bila tidak ditanggung BPJS. Hem. 

Selain itu, tidak bisa lagi bekerja. Ini juga menambah biaya dan mengurangi penghasilan. Kalau sudah begitu, siapa yang akan rugi? Tentu yang mengalaminya bukan? Tolong bilang saja "iya". Plis.


Dan, kesehatan ini adalah investasi yang tidak bisa diambil orang lain, lho! Bandingkan dengan investasi lain. Misalnya: rumah. Bisa kena rampok atau diambil orang lain jika terkena sengketa. 

Begitu pula dengan kendaraan bermotor, banyak sekarang kasus pencurian, bahkan dengan kasus yang lebih berat. Sedangkan, kesehatan, tidak bisa dirampok orang lain. Kita sehat, ya, untuk diri kita sendiri. 

Oleh karena itu, makanan sehat menjadi kebutuhan primer. Dan, makanan sehat tidak harus mahal. Masih banyak makanan sehat lokal yang lebih murah, misalnya yang serba direbus atau dikukus. 

Jika kamu sekarang menjadi orang tua dan punya anak, maka niatkan untuk makan makanan sehat demi anak-anak kamu juga. Tentunya, kamu ingin berumur lebih lama untuk terus berkumpul bersama mereka bukan? Tolong bilang "iya" lagi, dong! 

Umur lebih lama, tetapi tetap sehat, itu tujuan yang sangat kuat. Tubuh sehat ini memang tidak harus dibangun dengan gaya hidup sultan atau makanan sehat yang serba mahal itu tadi. 

Akan tetapi, secara sederhana, tubuh hanya ingin dijaga dengan lebih bijak. Ditambah dengan dompet yang ingin tetap bisa bernapas dengan tenang. Setuju, Be-emers? Coba tulis persetujuanmu di kolom komentar, ya!







---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Punya opini atau tulisan untuk dibagikan juga? Segera tulis opini dan pengalaman terkait investasi, wirausaha, keuangan, lifestyle, atau apapun yang mau kamu bagikan. Submit tulisan dengan klik "Mulai Menulis".
 
Submit artikelnya, kumpulkan poinnya, dan dapatkan hadiahnya!
 
Gabung juga yuk di komunitas Whatsapp Group kami! Klik di sini untuk bergabung