Jangan Sampai Kalap, Daftar Makanan Lezat Ini Bisa Gagalkan Puasa Sunnah Kamu

Makanan yang sebaiknya dibatasi saat puasa [Freepik]

Makanan yang sebaiknya dibatasi saat puasa [Freepik]


Jelang lebaran Iduladha, umat Muslim ada yang menjalankan puasa Tarwiyah dan Arafah. Tahun ini, momennya bertepatan dengan bulan Dzulhijjah 1447 H.

Puasa Tarwiyah dilaksanakan pada 8 Dzulhijjah atau Senin, 25 Mei 2026. Sedangkan puasa Arafah jatuh pada tanggal 9 Dzulhijjah atau Selasa, 26 Mei 2026.

Walaupun hukumnya sunnah, jika tidak dipersiapkan dengan baik bisa-bisa tidak lancar puasanya. Selain kesiapan fisik dan mental, memerhatikan gizi menjadi hal penting. Terlebih bagi kamu yang aktif bekerja tetapi ingin berpuasa.


Daftar Makanan Lezat yang Berpotensi Menggagalkan Puasa Tarwiyahmu

Makanan bergizi dianjurkan baik puasa maupun tidak. Namanya saja manusia, adakalanya cheat day menggoda siapa saja. Jangan sampai puasa malah lemas karena kebanyakan mengonsumsi ini:


1. Makanan Tinggi Natrium

Gurih memang, tetapi hindari makan menu terlalu asin saat akan berpuasa ya. Contohnya ikan asin, mi instan, keripik, ragam snack asin, juga lauk pauk yang terlalu banyak garamnya.

Di samping tidak baik untuk darah, garam membuat seseorang cepat haus saat puasa. Ia juga bisa menarik cairan keluar sehingga yang ada risiko dehidrasi meningkat. Terlalu banyak makan menu asin juga rentan bikin pusing di siang hari.


2. Minuman Berkafein

Sebut saja kopi hitam, teh pekat, serta minuman berenergi. Kedengarannya segar minum pas sahur, tapi efeknya tidak menyenangkan. 


Minuman dengan kandungan kafein sifatnya diuretik alias bikin sering buang air kecil. Selain itu, tubuh bakal kehilangan cairan lebih cepat. Melansir Alodokter, singkirkan dulu gelas kopimu saat sahur dan ganti dengan:
  • Air Putih: Minum minimal 2 gelas di awal sahur dan menjelang imsak untuk cadangan cairan tubuh seharian;
  • Susu atau Susu Kurma: minuman yang aya protein dan karbohidrat kompleks Susu Kurma juga ampuh membuat kamu kenyang lebih lama dan stamina terjaga seharian;
  • Air Kelapa Murni: Elektrolit alaminya efektif mencegah dehidrasi dan menjaga tubuh tetap segar;
  • Jus Buah Segar: Pilih buah yang mengandung banyak air dan vitamin. Contoh jeruk atau semangka, juga alpukat yang bisa bikin kenyang lebih lama.  Jangan pakai tambahan gula agar lebih sehat


3. Makanan dan Minuman Manis

Berbukalah dengan yang manis. Iya sih, tapi bukan berarti gulanya berlebihan. Walaupun es teh manis atau es sirup adalah godaan terbesar, pastikan kamu tetap menjaga batas konsumsi gula harian.

Menurut Halodoc, batasi asupan gula tambahan maksimal 6-9 sendok teh (25-36 gram) per hari untuk seluruh waktu makan (berbuka puasa maupun sahur).

Kalau memang ingin manis, raih dari gula alami yakni 3 butir kurma dan air putih untuk mengembalikan energi dengan cepat tanpa memicu lonjakan gula darah yang drastis.


4. Gorengan

Duh, memang susah kalau berurusan dengan menu satu ini. Saat bulan Ramadan, penjual gorengan berjejer di pinggir jalan siap menggoda imanmu untuk menu berbuka. Tapi, sebaiknya jangan terlalu banyak.

Pasalnya, terlalu banyak gorengan kalorinya setara dengan sepiring nasi putih!
  • Bakwan/Bala-bala: 100 – 137 kkal
  • Risol Mayo: ~110 kkal
  • Tahu Isi: 100 – 150 kkal
  • Risoles: ~96 kkal
  • Tempe Goreng Tepung: 72 kkal
  • Cireng: ~70 kkal
  • Pisang Goreng: 68 – 140 kkal
  • Batagor: ~58 kkal
Kalau memang sulit menjauh, bikin gorengan sendiri di rumah lebih baik. Sebelum dihidangkan, gunakan tisu penyerap (tisu makan) atau kertas minyak untuk menekan sisa minyak berlebih.

Jika ingin yang lebih sehat, prioritaskan konsumsi makanan yang diolah dengan cara dikukus atau direbus.