Mereka berharap sekali bisa berangkat umroh sekaligus takut akan kehilangan uang yang sudah disetorkan. Mereka sangat tahu bahwa uang itu adalah satu-satunya yang bisa mewujudkan impian umroh.
Sayangnya, travel umroh dan haji itu bangkrut. Marah, kesal, dan sedih bercampur di hati mereka hingga mereka mengeluhkan kepada agen tempat mereka mendaftar.
Ternyata, Allah bukakan pintu kelapangan bagi agen yang mengurus umroh mamang dan bibi itu. Ibu Neny mencoba untuk membantu mengembalikan uang mamang dan bibi meskipun itu bukan kesalahan ibu Neny.
Alhamdulillah, entah darimana uang itu diperoleh, mamang dan bibi akhirnya berhasil diberangkatkan umroh oleh ibu Neny.
Kisah umrohnya mamang dan bibi merupakan kisah nyata. Kisah salah satu jamaah Abu Tour yang terkena dampak dari bangkrutnya travel itu. Kisah itu mengajarkan kita bahwa apa pun keinginan yang kita miliki jika dilakukan dengan keikhlasan dan usaha yang maksimal, insya Allah akan membuahkan hasil yang memuaskan.
Siapa sangka seorang dengan profesi tukang potong rumput keliling bisa pergi umroh. Nyatanya, hal itu terjadi pada keluarga saya sendiri. Uang yang dikumpulkan sedikit demi sedikit dan bertahun-tahun itu akhirnya bisa membawa mamang dan bibi menapaki tanah haram.
Seperti serial Tukang Bubur Naik Haji yang pernah tayang di televisi juga bisa terjadi pada diri kita. Kita tidak pernah tahu kapan mimpi itu terwujud, tetapi kita berusaha untuk mewujudkannya. Seorang yang memiliki tekad untuk mewujudkan impiannya, maka yakinlah semuanya akan indah pada waktunya.
Oleh karena itu, sebagai kaum muslim, kita harus memiliki keinginan pergi ke baitullah sebagai rangka menunaikan ibadah kepada Allah, baik itu ibadah haji atau umroh.
Lalu, cobalah untuk memaksakan diri dalam mengurangi pengeluaran dan menabung sejumlah uang secara terus-menerus. Tidak ada usaha yang sia-sia.
Bisa jadi usaha itu belum menghasilkan pada tahun ini, mungkin tahun depan usaha itu akan membuahkan hasilnya. Fokus saja dengan usaha dan memperbaiki diri. Setelah itu, belajarlah tata cara melakukan ibadah suci itu hingga impian itu terwujud.
Jangan cemaskan untuk berangkat karena Allah sudah takdirkan semua itu untuk kita dan kita berdoa semoga kita mendapatkan kesempatan untuk bisa ke tanah haram. Seberapa inginkah kamu pergi ke tanah haram, maka menabunglah sedikit demi sedikit mulai dari sekarang.
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Punya opini atau tulisan untuk dibagikan juga? Segera tulis opini dan pengalaman terkait investasi, wirausaha, keuangan, lifestyle, atau apapun yang mau kamu bagikan. Submit tulisan dengan klik "Mulai Menulis".
Submit artikelnya, kumpulkan poinnya, dan dapatkan hadiahnya!
Gabung juga yuk di komunitas Whatsapp Group kami! Klik di sini untuk bergabung
Tulis Komentar
Anda harus Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.