Berburu Investasi ala Milenial di Tengah Pandemi

Ilustrasi Investasi ditengah pandemi Covid-19 (Sumber gambar: Freepik)

Ilustrasi Investasi ditengah pandemi Covid-19 (Sumber gambar: Freepik)

Kondisi pandemi makin memprihatinkan di Indonesia. Terutama di Jakarta, sebagai kota julukan the central of business, yang mengalami PSBB lanjutan berdasarkan instruksi yang ditetapkan Gubernur DKI Jakarta.

Hal tersebut menjadi gejolak perputaran mata rantai perekonomian yang kian stabil di era normal menjadi tidak menentu di kondisi pandemi. Bagi kaum milenial, menanggapi kondisi seperti ini harus the show must go on, yang artinya: apapun rintangan harus tetap berjalan.

Bagaimana sih agar tetap cuan investasi di era pandemi ala milenial? Misalnya, tetap bisa investasi dengan rebahan dari gadget sambil work from home, main game atau olahraga dari rumah.

Berikut beberapa tips Investasi yang bisa kamu coba.

1. Investasi Reksa Dana 
Reksa dana merupakan wadah investasi yang cocok bagi kaum milenial sebagai newbie investor atau bahasa lainnya investor pemula yang ingin belajar dunia investasi sebelum ke jenjang expert/pakar.

Reksa dana dikelola oleh dikelola oleh Manajer Investasi (MI) untuk diinvestasikan ke dalam portofolio investasi seperti saham, obligasi, pasar uang ataupun efek lainnya. Tips memilih manajer investasi yang tepat yaitu melihat dari asset under management (AUM) atau dana kelolaan. Jadi, semakin besar, berarti tingkat kepercayaan suatu investor tinggi dan kinerjanya bagus.

Reksa dana, menurut saya sendiri, sebagai celengan ayam digital saya karena investasinya tidak memerlukan dana yang besar, mulai dari 10 ribu sudah bisa berinvestasi reksa dana. Reksadana sendiri sudah diatur oleh Undang-Undang tertera pada Pasar Modal Nomor 8 Tahun 1995.

Aktivitas Reks adana juga sudah diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sehingga kita tidak perlu kawatir dalam memilih investasi reksadana. Dana yang kita investasikan di reksadana melalui platform digital, tetap aman disimpan di bank kustodian apabila platform/aplikasi mengalami kebangkrutan.

Baca Juga: Permudah Investasi Milenial, Ini Keunggulan Reksa Dana Online

Saya menyukai platform reksa dana digital karena memiliki fitur yang user friendly. Fitur teranyar dari platform tersebut yaitu ahli waris.

Dilansir dari laman Bisnis, investasi di reksadana pasar uang (RDPU) dan reksadana obligasi (RDO) menjadi option karena melihat kondisi pandemi ini, reksadana saham (RDS) mengalami fluktuatif jika melihat acuan indeks harga saham gabungan (IHSG).

Kasus baru-baru ini yang merebak di masyarakat banyak yaitu Jouska, dimana  terjadi conflict of interest atau konflik kepentingan yang merangkap job ganda sebagai penasihat keuangan dan manajer investasi 

Setiap manajer investasi wajib menyediakan laporan kinerja bulanan atau fund fact sheets serta prospektus dan ini menjadi fundamental yang diterapkan agar terjadinya transparansi dua belah pihak yang terkait.  

2. Investasi P2P Lending 
Peer to Peer Lending adalah metode memberikan pinjaman uang kepada individu/bisnis. Pemberi pinjaman atau Lender mendapatkan keuntungan dari peminjam atau borrower dalam periode waktu tertentu.

Carilah platform yang sudah terdaftar dan diawasi OJK ya sobat milenial. TKB 90= x% artinya semakin mendekati 100 persen berarti bagus sehingga kredit macet (orang yang gagal bayar sedikit) dan yang bayar utang tepat waktu lebih banyak.

P2P lending tetapkan mau per bulan atau pertahun, option per 2 bulan maksimal jika untuk menghindari resiko di tengah pandemi.  

3. Investasi Crowdfunding
Crowdfunding adalah sebuah metode untuk meningkatkan modal melalui usaha kolektif yang berasal dari teman, keluarga, pelanggan, serta investor. Pendekatan ini memanfaatkan upaya kolektif sejumlah individu melalui basis internet dalam jaringan platform atau media sosial crowdfunding, sebagai alat jangkauan yang lebih besar.

Beberapa platform crowdfunding ada yg properti, pertanian dan tempat usaha tergantung sobat milenial lebih prefer invest dimana. Carilah platform yang sudah terdaftar dan diawasi OJK ya, sobat milenial.

Untuk investasi saham di sekuritas option ke blue chip saja untuk meminimalisir resiko di tengah panedmi. Investasi emas cenderung mahal karena safe haven para investor disaat saham ibarat rooler coaster.

Kalau mau tetap nabung emas bisa beli 0,1 gram melalui nabung emas digital. Untuk obligasi bisa membeli SBN produk Negara ORI tetapi ori hanya dapat dibeli pada periode tertentu.

Tips terakhir baca frequently asked questions (FAQ) dan join komunitas atau forum telegram juga.

Single Investor Identification (SID) atau Nomor Tunggal Identitas Pemodal adalah kode tunggal dan khusus yang diterbitkan oleh Kustodian Sentral Efek lndonesia (KSEI). SID ini sebagi check and recheck investor terhadap platform atau kita invest di reksadana, saham dan lainnya.

Selain investasi uang, investasi ilmu misal mengikuti webinar dapat ilmu, dapat sertifikat, dan kalau beruntung, kamu bisa dapat voucher atau hadiah. 
 
Baca Juga: Belum Genap 40 Tahun, Milenial Ini Masuk Daftar 100 Miliarder Dunia versi Forbes