Bisnis Masker Alami, Produktif Karantina di Rumah

ilustrasi Produktif peluang usaha di rumah (Sumber gambar : freepik)

ilustrasi Produktif peluang usaha di rumah (Sumber gambar : freepik)

Like

Setiap orang memiliki sisi kreativitas tersendiri dalam mengembangkan idenya. Hal tersebut dialami oleh gadis yang bernama Catur Retno Purwiyanti  asal Probolinggo yang kini berbisnis masker alami. Ia merupakan mahasiswa akhir yang telah lulus kuliah. Setelah pemutusan wisuda yang tak jadi diselenggararakan, ia pun menunggu dengan mulai berbisnis.  

Sebenarnnya bisnis ini bukan kali pertama ia lakukan, sebelumnya ia mennjual produk pakaian, masker hingga kosmetik. Hingga pada akhirnya ia memutuskan untuk membuat masker alami karena dirasanya tidak membutuhkan modal besar. Melalui  tangannya dan dengan kreativitasnya ia jadikan bahan-bahan alami menjadi pundi-pundi uang.

Walaupun karantina di rumah ia lakukan karena adanya pandemi yang masih berlangsung dan masih belum sepenuhnya untuk beraktivitas di luar sehingga ia tetap menjalankan bisnis usahanya itu. Berkat hobinya yang sering membuat masker olahan alami berbuah manis untuknya.

Ungkap Catur ketika ditemui dirumahnya, “saya waktu itu melihat tutorial membuat masker di youtube, jadinya saya tertarik membuat masker olahan saya untuk saya pakai sendiri. Dan lama-kelamaan saya berpikir kalau masker ini bisa dijadikan peluang bisnis apalagi modalnya juga tidak terlalu besar dan bahan mudah didapat.”

Dari ketidaksengajaan menonton youtube membuka sebuah ide untuk membuat sebuah peluang usaha untuknya. Pembuatan masker yang digelutinya pun tidak susah. Ia hanya membutuhkan bahan-bahan alami dan didapatnya dari pembelian bubuk asli kemudian dia  mencampur dengan bahan lainnya.


Produk-produk dari Masker alaminya saat ini terus bertambah dengan olahan varians rasa yang berbeda dan kegunaan yang berbeda pula. Masker produk olahannya pun antara lain : susu, coklat, green tea, strawberry, dll. Masker-masker olahannya pun dipasarkan di platform jual beli online maupun offline di rumahnya.

Pasalnya, selama masa pandemi Covid-19 dapat terlihat bahwa perilaku konsumen berubah dari yang awalnya belum pernah berbelanja online, sehingga semakin banyak yang melakukannya sedangkan yang telah terbiasa berbelanja online akan semakin sering (Dewi, 2020. Bisnis.com).

Banyak pembeli  yang merasakan manfaat dari olahan masker tersebut, itu sebabnya masker ini bisa dikirm baik di dalam maupun luar kota. Bisnis ini cocok dilakukan oleh orang-orang yang hanya memiliki modal tidak begitu banyak.

Selain itu keterlibatan audiens atau engagement dengan konsumen yang ditargetkan sangat penting dengan mencari calon pelanggan baru atau berkomunikasi dengan klien sebelumnya, partisipasi audiens membuat merek produk selalu ada di benak konsumen dan Keterlibatan dapat dilihat dari berbagai aspek seperti jumlah kunjungan, komentar atau interaksi di platform online (Nirmala, 2020. Bisnis.com).

Kreativitas ketika di rumah membuatnya tidak hanya berdiam diri saja melainkan berusaha menciptakan peluang usaha. Ia bersyukur walaupun hanya di rumah saja namun bisa mendapatkan penghasilan.