Lakukan Average Up, Kaesang Masih Pilih ANTM dan PGAS! Kenapa Ya?

Kaesang Pangarep - Image: Instagram @kaesangp

Kaesang Pangarep - Image: Instagram @kaesangp

Di penghujung tahun 2020, nama Kaesang Pangarep kembali menjadi sorotan. Bukan karena vlog Youtube terbarunya atau bisnis kuliner yang ia jalani, melainkan cuitannya di dunia maya soal rekomendasi saham.

Baru-baru ini, putra bungsu Presiden Joko Widodo itu terpantau tengah menjagokan dua saham BUMN, yakni PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGAS) dan PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM).

Lewat cuitan di Twitter pribadinya, Kaesang mengatakan kalau ia belum melakukan profit taking saham PGAS dan ANTM. Selain itu, ia malah memilih buat melakukan average up.

Buat kamu yang belum tahu, average up dalam dunia saham merupakan pembelian saham yang sudah dimiliki di harga lebih tinggi, guna memaksimalkan potensi keuntungan.

 

Cuitan Kaesang di Twitter soal PGAS & ANTM - Image: Twitter.com

Cuitan Kaesang di Twitter soal PGAS & ANTM - Image: Twitter.com



Dengan begitu, Kaesang bakal terus melakukan pembelian saham PGAS dan ANTM, dengan estimasi bakal dapat imbal hasil yang lebih tinggi nantinya.

Namun, diketahui dari data yang dihimpun Bisnis, pada sesi pertama perdagangan Selasa (29/12), baik saham ANTM maupun PGAS mencatatkan koreksi. Kala itu, saham PGAS -1,41 persen dan ANTM -1 persen.

Bahkan hingga akhir perdagangan hari ini (30/12), yang mana merupakan hari terakhir perdagangan bursa terakhir di 2020, saham PGAS justru harus terkoreksi kembali hingga 1,49 persen dan parkir di level 1.655.

Meski begitu, saham ANTM justru melambung tinggi, dengan menguat 5,45 persen dan berakhir di level 1.935.

Jika dilihat sepanjang tahun berjalan, pergerakan saham PGAS memang terkoreksi 19,59 persen. Namun, dalam 3 bulan terakhir saham PGAS berhasil menanjak 72,77 persen.

Namun, Kaesang tetap yakin kok kalau portofolio saham PGAS tetap mengkilap. Bahkan, dia meyakini pergerakan saham PGAS bakal mampu menembus level Rp2.100 pada tahun depan.

Gimana menurut kamu, Be-emers? Sepakat dengan ‘Sangmology’?

Baca Juga: Dijagokan Yusuf Mansur, Begini Target dan Rencana Marketing Sales PPRO di 2021