Ramai Kurir Shopee Mogok Kerja, Begini Respon dan Dampaknya

Kurir Shopee Demo Illustration Web Bisnis Muda - Canva

Kurir Shopee Demo Illustration Web Bisnis Muda - Canva

Beberapa waktu lalu, sejumlah kurir Shopee Express (SPX) dikabarkan tengah mogok kerja nih, Be-emers. Seperti apa respon Shopee dan dampaknya?

Berawal dari ramainya cuitan akun @CibiWiranegara di Twitter, tepatnya pada Jumat (9/4), yang mana ia mempertanyakan paket belanjaannya yang tak kunjung tiba. Ia pun membagikan hasil screenshot percakapan di WhatsApp dengan salah satu kurir Shopee Express.

Sang kurir yang disembunyikan nomor telepon dan namanya itu menjelaskan kalau dirinya sedang tidak bekerja saat itu. Soalnya, saat itu sedang ada demo di gudang Shopee nih, Be-emers.

Enggak hanya itu, sang kurir juga menjelaskan kalau dirinya ingin mengundurkan diri dari Shopee Express karena adanya kasus, yang mana ia seharusnya dibayar Rp2.000 per satu paket kini dikurangi menjadi Rp1.500 per satu paket.

 

Tweet Kurir Shopee - Twitter

Tweet Kurir Shopee - Twitter @CibiWiranegara

 

Barang Pesanan di Gudang Shopee Menumpuk dan Kerja Kurir yang Makin Berat

Enggak hanya itu, akun Twitter lainnya yakni @arifnovianto_id juga membagikan tautan tweetnya soal kurir Shopee Express nih, Be-emers.

Dirinya mengklaim, dampak dari pemogokan mitra kurir Shopee Express bikin barang-barang di gudang menumpuk dan akhirnya belum bisa dikirim ke konsumen. Alhasil, distribusi paket pesanan pelanggan Shopee pun macet selama beberapa waktu.

Arif pun turut menganalisa, jika upah para kurir turun jadi Rp1.500 per paket, maka kondisi kerjanya juga makin berat.

“Rata-rata satu paket diantar ke konsumen itu membutuhkan waktu 10 menit, jadi anggap saja 6 paket/jam. 8 jam= 48 paket = 72.000. Motor dan bensin dari driver,” -@arifnovianto_id 


Menurutnya, waktu 10 menit per paket itu bisa dilakukan oleh mitra kurir jika penerima paket jaraknya saling berdekatan. Sedangkan kalau jauh, kurir Shopee Express bisa menghabiskan waktu hingga 30 menit per paket. Hal tersebut belum terhitung ketika kurir menghubungi penerima atau sulit menemukan alamat konsumen.

Jumlah paket yang harus dikirim kurir telah diatur oleh ketua tim, yang masing-masing ada di tiap kecamatan. Nah, kalau paket menumpuk, maka setiap kurir bisa mengirim 125 paket/hari.

Alhasil, kurir Shopee Express kemungkinan besar bisa bekerja lebih dari 14 jam sehari!

 

Kurir Shopee Illustration Bisnis Muda - Canva

Kurir Shopee Illustration Bisnis Muda - Canva

 

Respon Shopee Indonesia

Menanggapi ramainya kasus kurir Shopee Express yang demo, hingga penurunan upah, pihak Shopee Indonesia justru membantah hal tersebut nih, Be-emers!

Dikutip dari Bisnis, Executive Director Shopee Indonesia Handhika Jahja justru menyatakan kalau Operasional Shopee Express (SPX) dipastikan sampai saat ini tetap berjalan normal dan lancar. Selain itu, enggak ada aksi demonstrasi atau mogok kerja oleh mitra pengemudi SPX.

Dalam keterangan resminya, Handhika menyatakan bahwa mitra kurir atau pengemudi SPX punya hak untuk memilih hari operasional kerjanya.

Sementara itu, terkait keterlambatan pengiriman, hal tersebut terjadi karena adanya kampanye “4.4 Mega Shopping Day”. Saat itu, antusiasme dari pelanggan sangat tinggi dan membuat volume pesanan juga meningkat.

Meski menampik adanya isu tersebut, Handhika memastikan pihaknya memberi insentif untuk mitra kurir SPX. Meskipun, di satu sisi, insentif untuk mitra kurir sangat kompetitif di industri jasa logistik.

Enggak hanya itu, pihak Shopee Indonesia juga memastikan ada perlindungan asuransi untuk para mitra kurir SPX agar bisa memberikan lingkungan kerja yang aman dan produktif. Adapun, Shopee Indonesia juga mengaku selalu mengikuti peraturan yang berlaku terkait skema insentif.

Baca Juga: Ada Wacana Subsidi Ongkir Harbolnas, Seberapa Berpengaruhnya Sih bagi Pembeli dan Pedagang?