Jangan Tergiur! Baca Ini Sebelum Investasi di Dogecoin!

Meme Elon Musk dan Dogecoin. source: zonabanten.com

Meme Elon Musk dan Dogecoin. source: zonabanten.com

Like
Dogecoin yang baru-baru ini hype karena pom-poman Elon Musk memiliki beberapa resiko yang harus anda baca sebelum betul-betul berinvestasi di cryptocurrency yang satu ini. Sebelum kita membahas plus minus dari koin ini, ada baik nya kita bahas dulu asal-usul Dogecoin.

Dogecoin pertama rilis 6 Desember 2013. Pembuatan Dogecoin awal nya hanya sebuah lelucon. Jackson Palmer yang pada saat itu menjadi Product Manager Adobe Inc di Sydney bikin bercandaan untuk membuat cryptocurrency bernama Dogecoin dengan logo bergambar anjing Shiba Inu yang viral di dunia meme.

Candaan itu kemudian direspon oleh Billy Markus, seorang developer software di IBM, Portland, Amerika yang mengajak Palmer berkolaborasi untuk mewujudkan ide itu.
Tujuan mereka berdua awal nya ingin membuat satu cryptocurrency yang ramah dan dapat membuat semua orang terhibur.

Namun, karena besar nya antusiasme dari orang-orang terhadap Dogecoin pada awal peluncuran, Dogecoin akhir nya dikembangkan untuk penyelesaian transaksi dan smart contract yang murah dan lebih cepat daripada ETH, BTC, dan koin lainnya.

Nah, sekarang kita bahas alasan-alasan anda untuk meninggalkan atau memilih Dogecoin.
 

Berawal dari Becandaan

Karena koin ini awal nya hanya becandaan, awal nya Dogecoin tidak memiliki fungsi apa-apa selain hanya sebagai bahan koleksi usernya.

Penggunaan Dogecoin kemudian bertambah seiring banyak nya komunitas yang ikut mengembangkannya. Itu pun hanya sebatas penyelesaian transaksi.


Banyak Komunitas Doge yang tumbuh

Dogecoin terinspirasi oleh meme anjing Shiba Inu yang viral, lucu, dan menggemaskan. Tak ayal ketika awal peluncurannya, harga Dogecoin naik 300 persen dalam 2 minggu pertama.

Ini karena banyak orang dan komunitas yang penasaran dengan koin yang memiliki konsep lucu.


Ditinggal Co-Foundernya

Pada tahun 2015, Jackson Palmer (Co-Founder Dogecoin) mengatakan ia tidak mau mengambil keuntungan dari Dogecoin karena semua itu awal nya adalah untuk bersenang-senang saja. Jackson Palmer pun keluar dari pengembangan Dogecoin.


Tidak memiliki fundamental

Setelah ditinggal oleh Palmer, Doge sekarang hanya dikembangkan oleh beberapa developer dan komunitas yang masih setia.

Tidak seperti koin lain yang dikembangkan oleh perusahaan besar untuk lending, transaksi, smart contract, gameblockchain, NFT, pengembangan Dogecoin yang dilakukan oleh komunitas hanya sebatas transaksi yang mana itu sudah ketinggalan jauh.

Jika koin lain mengalami fluktuasi harga karena kegunaan dan layanan yang ditawarkan, kenaikan Dogecoin sekarang hanya bergantung pada pompoman Elon Musk dan pump harga komunitas-komunitas Doge coin.



Naik Drastis

Per 15 April 2021, Dogecoin mengalami kenaikan harga hingga 600%. Hal ini tentu nya kian mendorong optimisme akan Dogecoin di masa depan.

Kebijakan terbaru Tesla yang menggunakan Doge coin sebagai alat tukar transaksi dan menghentikan penggunaan Bitcoin untuk pembelian produk Tesla membuat publik semakin yakin terhadap Doge coin.

Kabar terbaru Space-X akan membuat roket ke bulan yang dibiayai Doge coin, dan meluncurkan Doge coin di bulan.



Unlimited Supply

Dogecoin ini punya suplai yang tidak terbatas dipasaran. Produksi nya pun perhari nya sangat besar mencapai 10.000 koin per hari. Koin ini juga dapat ditambang oleh siapa saja.

Ini nih yang harus dipikirkan matang-matang sebelum membeli dogecoin. Meski ada Elon Musk dan Tesla selaku user setia Dogecoin, tetapi suplai doge coin sangat besar dan berpotensi membuat harganya jatuh.

Baca Juga: Dogecoin (DOGE) VS Cardano (ADA), Ketika Elon Musk Mulai Beralih ke Kripto Ramah Lingkungan