Pandemi Oh Pandemi, Tips Bangkit Ekonomi di Era Pandemi

melihat dari sudut pandang berbeda "wabah covid19" dan bagai mana bertahan di tengah pandemi  (sumber gambar: seratafoods.com)

melihat dari sudut pandang berbeda "wabah covid19" dan bagai mana bertahan di tengah pandemi (sumber gambar: seratafoods.com)

Like

Tiga bulan lebih beberapa hari, sudah kita lewati dalam masa pandemi ini. Banyak kebijakan pemerintah yang mengatur hiruk-pikuk masyarakatnya bagaimana tata cara bekerja, bersosialaisasi, belajar, serta beribadah dimasa pandemi ini. Banyak pula berita diluaran sana yang memberikan tips ampuh bertahan secara emosional, fisikal, bahkan ekonomi.

Tak jarang, semua elemen masyarakat mengalami kepanikan, dari mulai panic buying, panik karena banyak PKH besar besaran, serta kepanikan para orang tua melihat pendidikan putra-putrinya yang harus "dirumahkan". Sementara, pengeluaran semaki membengkak karena tagihn listrik., tagihan kuota juga tagihan pendidikan dan masih banyak lagi.

Tapi.... tahukah, parents?

Kita, lingkungan kita, masyarakat kita, bahkan seluruh penduduk dunia, pun merasakan kegalauan yang sama. Semua sama-sama harus beradaptasi dengan kondisi baru ini.

Karena manusia diberikan oleh Tuhan kemampuan untuk beradaptasi dengan berbagai kondisi melebihi seluruh makhluk bernyawa di muka bumi. So, enggak ada ceritanya kita tidak bisa bangkit dari situasi ini.


Jika anda sedang bingung bagaimana cara atau tahapan untuk bisa bangkit dari keterpurukan menuju kesuksesan, anda bisa mencoba beberapa tips yang bisa anda lakukan untuk bisa meraih semangat agar bisa bangkit lagi.

1.PERTAMA (BERDOA)
Selalu berdoa dan menyandarkan diri haya pada Tuhan. Apapun yang kita alami semua adalah kuasa Tuhan. Kapanpun, dimanapun selalu berdoa, berdoa, dan berdoa semoga pandemi segera berlalu

2.KEDUA (OPEN MINDED)
Jika Anda memikirkan langkah selanjutnya, bagaimana kondisi finansial setelah anda di-PHK atau berkurangnya nominal gaji. Anda bisa mencoba usaha yang minim modal terlebih dahulu, bisa Anda menjadi marketer, dropshipper, atau reseller.

Bisa juga membantu menjual produk tetangga atau lingkungan sekitar dengan komisi yang bisa anda dapatkan. maka mulailah mencoba. kita tidak tau mana yang akan menjadi jalan rezeki kita. yang harus diutamakan adalah ikhtiar kita.

Lebih baik lagi, jika memiliki modal, Anda bisa mencoba membuka usaha yang tentunya melihat peluang apa yang memungkinkan Anda meraih keuntungan sebesar-besarnya dengan modal seminim mungkin sambil berjalan.

Saran saya, ikutlah training online yang terjangkau sehingga anda mendapatkan banyak ilmu juga banyak jejaring/pertemanan sehingga memungkinkan anda bertukar pikiran kepada yang lebih berpengalaman open minded!

3.KETIGA (MENCOBA)
Bersabarlah dengan keadaan. Yankinkan diri anda apa yang direncanakan hanya Tuhanlah yang menentukan.

Terima keadaan diri kita dan keluarga dengan hati ikhlas. Tak usah melihat orang lain yang penuh bergelimang harta. Cukup kita masih sehat dan dapat berkumpul dengan keluarga menyantap hidangan 3x sehari dan masih bisa merasakan nikmatnya hari.

Lalu, fokuskan diri raih setiap kesempatan dan...cobalah. Apapun motivasi yang anda dapatkan semua hanya akan percuma jika anda tidak mau mencoba.

-selamat mencoba-
dari saya yang juga sedang mencoba