Berjalan di Tengah Pandemi, Sebenarnya Olimpiade Tokyo Sukses atau Enggak Ya?

Olimpiade Tokyo Sukses Atau Tidak Illustration Web Bisnis Muda - Image: Canva

Olimpiade Tokyo Sukses Atau Tidak Illustration Web Bisnis Muda - Image: Canva

Like

Olimpiade Tokyo resmi berakhir pada Senin (9/8) lalu. Pandemi Covid-19 pun menjadi tantangan tersendiri bagi ajang kompetisi dunia itu untuk bisa terbilang sukses atau tidak.

Covid-19 membuat pesta olahraga internasional tersebut berbeda dari periode sebelumnya. Pertandingan di setiap cabang olahraga terasa lebih sepi karena tak ada satupun penonton, hanya ada pemain, pelatih, wasit, dan kru Olimpiade.

Para atlet pun harus menyesuaikan diri dengan kondisi pandemi, yang jelas bisa mengancam kesehatan fisiknya. Bahkan, para atlet harus terpaksa membatasi pergerakannya ke tempat olahraga dan tempat tinggal mereka.

Dilansir dari Bloomberg, para atlet harus menjalani tes harian, makan di ruang makan dengan kursi yang dipisahkan oleh pelindung plastik dan sebagian besar menjauh dari masyarakat umum.

Pasalnya, meski panitia Olimpiade Tokyo menjanjikan permainan yang “aman dan terjamin”, masih banyak pihak yang khawatir mengundang puluhan ribu orang dari seluruh dunia itu akan menghasilkan acara superspreader.


Belum lagi, sepanjang Olimpiade Tokyo berlangsung, diketahui sudah ada 430 kasus infeksi Covid-19! Angka tersebut di antaranya termasuk para atlet dan kru Olimpiade Tokyo.

Baca Juga: Kompilasi Hal Menarik pada Olimpiade Tokyo 2020
 

Pengaruh Terhadap Ekonomi Jepang

Di sisi lain, Olimpiade seharusnya menjadi kesempatan bagi Jepang untuk mendorong perekonomian negaranya. Bayangkan, Olimpiade bisa menarik jutaan wisatawan yang ingin menonton langsung pertandingan internasional tersebut.

Namun, Jepang harus menerima kenyataan pahit seiring dengan hadirnya pandemi Covid-19. Semua berubah ketika virus menyerang, manakala peningkatan yang diharapkan dari penjualan tiket, penginapan di hotel, dan wisata kuliner menghilang setelah perbatasan diperketat.

 

Olimpiade Tokyo Sukses Atau Tidak Illustration Web Bisnis Muda - Image: Canva

Olimpiade Tokyo Sukses Atau Tidak Illustration Web Bisnis Muda - Image: Canva


Bahkan, penyelenggara memutuskan untuk melarang sebagian besar penonton domestik untuk menyaksikan pertandingan secara langsung. Padahal, Jepang sudah mempersiapkan Olimpiade 2020 dengan sangat matang.

Salah satunya yakni ledakan pembangunan konstruksi di tahun-tahun menjelang Olimpiade, termasuk delapan tempat baru yang dibangun untuk pertandingan. Dari data Bloomberg Economics, Jepang diprediksi telah mengeluarkan sekitar 1,7 triliun yen atau setara US$15,5 miliar, termasuk jumlah yang dihabiskan untuk infrastruktur acara tersebut.

Di sisi lain, saat pertandingan dimulai, penjualan supermarket naik. Hal itu disebabkan orang-orang yang tinggal di rumah lebih banyak menghabiskan waktunya untuk makan sambil menonton pertandingan lewat layar kaca.

Hal apa lagi yang menurut kamu paling disoroti selama Olimpiade Tokyo?