Simak Kunci Sukses Bertahan Selama Pandemi ala TaniHub

TaniHub Illustration Web Bisnis Muda - TaniHub.com

TaniHub Illustration Web Bisnis Muda - TaniHub.com

Like

Pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung selama hampir 2 tahun ini memang merupakan masa sulit bagi setiap orang. TaniHub Group memberi saran agar tiap pemain startup perlu memiliki ekosistem dari hulu ke hilir untuk beradaptasi dan memberikan pelayanan terbaik bagi konsumen di masa pandemi Covid-19.

Ritchie Goenawan selaku Chief Marketing Officer TaniHub Group mengatakan bahwa sangat penting bagi perusahaan untuk memiliki rasa tangguh pada masa yang penuh tantangan ini. Bukan hanya untuk menghadapi tantangan tersebut, melainkan juga perlu mencari berbagai peluang agar dapat meningkatkan upaya peningkatan value chain.

Ia juga beranggapan bahwa penting untuk memiliki mitra dan konsumen dari hulu ke hilir. Karena, jika tidak sanggup untuk memberikan suatu layanan, proses dan eksekusi seoptimal mungkin, tentu hal tersebut akan memberikan dampak yang buruk.

Ia menambahkan bahwa terpicunya tren pergeseran yang signifikan dalam kegiatan berbelanja masyarakat dari tradisional ke digital ditandai saat pandemi berlangsung di Indonesia sejak Maret 2020 lalu.

Hal ini dibuktikan ketika pemerintah telah menyiapkan PPKM darurat, transaksi harian naik sebesar 3 kali lipat di platform e-commerce TaniHub sejak awal Juli.


Menurut pendapatnya, sekarang kegiatan jual beli kebutuhan dasar kebanyakan dilakukan dengan digital. Bahkan sebelum adanya pandemi, bahan makanan pokok seperti sayur, telur, buah, hingga daging menjadi primadona di e-commerce TaniHub.

Ia juga mengatakan bahwa disaat pandemi ini masyarakat rentan memiliki mobilitas yang terbatas dan juga semakin banyak orang yang ingin melindungi dirinya dari ancaman virus, karenanya kami melihat masyarakat mulai mau untuk mencoba berbelanja bahan pangan secara online.

TaniHub Group terus berkomitmen dalam melayani konsumen dengan lebih baik dan cepat meski sedang menghadapi lonjakan permintaan. Perusahaan juga telah memastikan kekuatan ekosistemnya secepat mungkin untuk beradaptasi dan memperkuat koordinasi.

Dengan upaya tersebut, service level perusahaan tetap terjaga agar petani Indonesia tetap dapat memiliki konsumen setia dengan belanja secara daring di aplikasi maupun di web online TaniHub.

Ia menambahkan bahwa untuk membantu petani dalam kultivasi tanaman pangan mereka perusahaannya tidak akan berhenti untuk memperkuat sistem supply-demand forecasting yang dibangun, sehingga pasokan selalu memenuhi permintaan, baik saat normal atau ketika sedang terjadi lonjakan.

Untuk memenuhi permintaan konsumen, baik yang umum maupun spesifik, perusahaan juga terus berkreasi melalui berbagai program. Contohnya seperti pengeluaran paket bundling bertajuk Bantuan Sesama yang mencakup berbagai jenis produk segar dan sembako untuk memudahkan konsumen yang ingin memberikan bantuan bagi orang lain.