Mengenal PayPal, Platform Viral diblokir Kominfo?

PayPal transaksi pembayaran antar negara (Sumber: Freepik)

PayPal transaksi pembayaran antar negara (Sumber: Freepik)


Belakangan ini, PayPal menjadi perbincangan viral di masyarakat. Diketahui, Paypal merupakan salah satu platform yang diblokir oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika atau dikenal dengan Kominfo.

Hal ini dikarenakan platform tersebut belum berizin ke kominfo. Pemblokiran PayPal ini menimbulkan kegaduhan bagi masyarakat.

Di satu sisi, mungkin sebagian masyarakat masih belum mengetahui apa itu Paypal yang menjadi viral.

Baca JugaBitcoin Mulai Masuk PayPal UK, Bisa Kah Jadi Alat Pembayaran?
 

Apa Itu PayPal?

PayPal merupakan platform berupa rekening virtual yang menyediakan jasa transfer dan transaksi pembayaran secara online. PayPal adalah perusahan yang mana mengelola dalam menyediakan layanan elektronik yang memberikan fasilitas antar pihak melalui transfer online.

PayPal ini merupakan pembayaran digital populer. PayPal pun mendunia, karena basis perusahaan ini di California, Amerika Serikat dengan salah satu pendirinya yakni Elon Musk, perintis mobil Tesla.


Tidak hanya di luar negeri, PayPal banyak dimanfaatkan oleh masyarakat di Indonesia untuk melakukan berbagai transaksi keuangan antar negara. Penggunanya dapat dimudahkan dengan membuka akun yang nantinya dapat terhubung dengan kartu kredit atau rekening giro.

Pembukaan rekening PayPal biasanya dilakukan untuk pembayaran online seperti e-commerce dari luar negeri. Selain itu, PayPal juga kerap dimanfaatkan untuk mengirimkan uang antar negara, seperti halnya wesel pos di Indonesia.
 

Keunggulan PayPal

Kelebihan yang digunakan oleh pengguna PayPal masih tidak banyak digunakan oleh masyarakat di Indonesia. Hal itu dikarenakan proses verifikasi pembuatan rekening PayPal yang harus menggunakan kartu kredit, meskipun sebenarnya dapat dilakukan juga dengan rekening tebungan beberapa perbankan di Indonesia hingga kartu debitnya.

Masyarakat dapat dimudahkan dengan membuka rekening secara online melalui website resminya. Caranya cukup mendaftarkan diri untuk membuka akun, baik secara pribadi atau bisnis dan mengisi data diri yang harus dipenuhi.

Dengan ini, pengguna menjadi mudah, dimana dapat mengunduh secara langsung aplikasi PayPal, baik di Playstore dan AppStore. PayPal memudahkan penggunanya untuk transfer dengan menggunakan sesama akun PayPal atau ke rekening pribadi bank di berbagai negara, yang hanya membutuhkan waktu kurang dari 24 jam.

Biaya administrasi yang dikeluarkan dapat grastis dengan pengiriman uang sesama akun PayPal. Keamanan yang diberikan dalam bertransaksi menjadi menarik.

Sebab, apabila melakukan pembayaran untuk pembelian barang dari luar negeri, jika barang tersebut belum datang, uang dapat kembali ke penggunanya.

Baca JugaEksplorasi Sektor Kripto, PayPal Berniat Ciptakan Stablecoin Sendiri
 

Kekurangan PayPal

Dari berbagai keunggulan yang diberikan PayPal, platform ini juga memiliki kekurangan antara lain:
  • Keterbukaan PayPal yang dilakukan dengan bertransaksi ke berbagai negara
  • Rawan akan penipuan atau tindak kriminal, dimana belum adanya layanan pengaduan khususnya di Indonesia.
  • Kemudian, adanya biaya administrasi ekitar 3 persen dari jumlah transaksi, ditambah 0,3 dollar AS untuk transaksi dari PayPal ke rekening non PayPal.
  • Selain itu, PayPal juga mengenakan biaya 1 persen jika kamu ingin akses instan.
  • Saat kamu mengirim uang melalui PayPal, sebagai bagian dari transaksi bisnis, kamu akan dikenakan biaya.
  • Diberlakukannya pembekuan akun oleh PayPal yang biasanya berlangsung lama, bahkan sampai berbulan-bulan apabila ditemukan indikasi penyalahgunaan.

Masyarakat dapat mengetahui gambaran ringkas dari adanya keberadaan PayPal di Indonesia. Kita tidak tahu apakah platform ini nantinya akan benar diblokir atau tidak.

Oleh karena itu, pengguna PayPal di Indonesia perlu bersabar dan menunggu keputusan yang terbaik. Bagi masyarakat yang belum menggunakan PayPal, sebaiknya lebih selektif memilih platform pembayaran yang baik.