6 Hal yang Dilakukan untuk Jaga Kualitas Udara

Kualitas Udara. (Ilustrasi: Canva)

Kualitas Udara. (Ilustrasi: Canva)

Like

Udara bersih sudah sangat jarang kita rasakan di tempat tinggal kita, terutama di kota-kota besar.

Banyaknya kegiatan manusia di kota-kota besar, termasuk penggunaan bahan bakar fosil dalam jumlah banyak, membuat udara sekitar kita semakin kotor akibat polusi asapnya.

Makanya, pemerintah, organisasi pencinta lingkungan serta komunitas pegiat lingkungan semakin gencar mengkampanyekan lingkungan sehat dan bersih.

Banyak kita temukan orang-orang menggunakan masker ketika keluar rumah. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir udara kotor yang masuk ke dalam tubuh kita.

Udara bersih dan segar, sangat bermanfaat untuk manusia. Selain mengurangi resiko terjangkit penyakit, kita juga akan lebih mudah beraktivitas.
 

Lakukan Ini Agar Udara Tetap Bersih



Sudah sepatutnya kita menjaga udara tetap bersih dengan beberapa langkah berikut ini:
 

1. Gunakan Transportasi Umum


Jika berangkat ke tempat kerja atau ke tempat kamu mau berkegiatan yang ramah transportasi umum, ada baiknya kamu gunakan transportasi umumya.

Enggak harus tiap hari kalau enggak memungkinkan. Bisa dilakukan seminggu sekali atau 3 hari sekali untuk percobaan.

Untuk apa pemerintah bikin fasilitas transportasi umum tapi enggak dipake ya kan?

Baca Juga: Luncurkan Fitur Baru, Google Bantu Pengguna Perkecil Jejak Karbon
 

2. Matikan Lampu dan Alat Elektronik yang Enggak Terpakai


Kalau kamu punya kebiasaan tidak mematikan alat elektronik atau lampu yang tidak terpakai, pelan-pelan dikurangi.

Pemborosan listrik bisa menyebabkan kualitas udara jadi kotor. Karena pembangkit listrik jadi bekerja ekstra dan menghasilkan lebih banyak polusi.
 

3. Terapkan Konsep Daur Ulang dan Reuse


Sudah lama kita mengenal konsep ini dan mungkin sekarang sudah mulai membudaya. Namun masih banyak jumlah sampah yang dihasilkan.

Semakin banyak sampah yang dihasilkan, semakin kotor udara sekitar kita. Karena bau dari sampah yang terkumpul dan juga cairan lindi yang dihasilkan oleh tumpukan sampah itu sangat berbahaya untuk lingkungan.
 

4. Hindari Penggunaan Kantong Plastik


Banyak daerah yang sudah menerapkan pelarangan penggunaan kantong plastik. Peraturan ini sudah cukup bagus namun perlu ditingkatkan lagi pengawasannya.

Ternyata masih banyak masyarakat yang menggunakan kantong plastik untuk berbelanja. Timbunan kantong plastik tidak terpakai ini sangat lama terurai dan bisa merusak lingkungan di sekitar.
 

5. Kurangi Aktivitas Membakar dan Merokok


Ada daerah yang menerapkan perda pelarangan membakar sampah di lingkungan rumah tangga karena asapnya bisa menyebar kemana-mana dan tak terkendali.

Akibatnya bisa merusak lingkungan dan mengganggu aktivitas orang lain. Sama halnya dengan merokok, saat ini perokok aktif dibatasi geraknya di ruang terbuka umum.

Ternyata peraturan ini cukup efektif untuk menjaga kualitas udara di sekitar kita Be-Emers.
 

6. Gunakan Kipas Angin Sebagai Pengganti AC


Seperti yang sudah kita ketahui, AC berpotensi merusak lingkungan. Maka dari itu sebisa mungkin untuk meminimalisir penggunaan AC dimanapun.

Kalau masih bisa pakai kipas angin, lebih baik pakai kipas angin. AC membuat lingkungan jadi lebih panas karena zat freon yang digunakan AC merusak lapisan ozon.

Saat lapisan ozon mulai rusak, maka efek rumah kaca akan semakin terasa dampaknya di Bumi.

Baca Juga: Kenapa Sampah Selalu Berserakan setelah Kegiatan Warga? Ini Jawabannya

Apa langkah kecil yang kamu lakukan untuk menjaga kualitas udara di sekitarmu? Coba ceritakan di kolom komentar ya! (RAD)

Mau tulisanmu dimuat juga di Bisnis Muda? Kamu juga bisa tulis pengalamanmu terkait investasi, wirausaha, keuangan, hingga lifestyle di Bisnis Muda dengan klik “Mulai Menulis”.

Submit artikelnya, kumpulkan poinnya, dan dapatkan hadiahnya!

Gabung juga yuk di komunitas Telegram kami! Klik di sini untuk bergabung.