Terancam Tenggelam, Negara Terkecil di Dunia Tuvalu Beralih ke Metaverse!

Peta Negara Tuvalu (Sumber gambar: Google Maps)

Peta Negara Tuvalu (Sumber gambar: Google Maps)

Like

Apa kalian pernah mendengar negara bernama Tuvalu? Jika belum, cocok banget nih kalian simak artikel ini, Be-Emers! Negara ini terancam tenggelam dan bakal beralih ke Metaverse.

Tuvalu merupakan negara terkecil keempat di dunia setelah Vatikan, Monako dan Nauru. Negara ini Terletak di Samudra Pasifik Antara Hawaii dan Australia.

Luas wilayah Tuvalu hanya 26 kilometer persegi yang terdiri dari 9 pulau yang mencakup pulau karang dan lima atol. Populasi penduduknya mencapai 10 ribu jiwa.

Tuvalu kian menjadi sorotan dibanding negara kecil lainnya karena dataran atau tinggi rata-rata pulau Tuvalu hanya 4-5 meter. Sehingga saat air laut pasang, 40 persen wilayahnya terendam air.

Baca Juga: Indonesia Mau Bikin Bursa Kripto! Memang Sudah Siap?


Bahkan, diprediksi Tuvalu akan tenggelam dalam waktu 50 – 100 tahun yang akan datang. Alhasil kondisi tersebut memaksa Tuvalu akan berubah menjadi ‘negara digital’ pertama di metaverse.

Hal itu disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Tuvalu, Simon Kofe saat ajang COP26 di Mesir pada November 2022.

Sebelumnya, Kofe telah memohon bantuan kepada dunia internasional pada ajang COP26 2021 melalui pidatonya di dataran Tuvalu yang sudah terendam air laut, namun tak kunjung mendapat perhatian. Lantas, bagaimana nasib penduduk jika Tuvalu beralih ke Metaverse?
 

Tuvalu Beralih ke Metaverse


Metaverse merupakan bagian dari projek jangka panjang pemerintah Tuvalu dalam mereplikasi negaranya ke dunia digital.

Tujuannya, agar sejarah dan kebudayaan Tuvalu dapat dilestarikan. Selain itu, pemerintah Tuvalu juga memiliki proyek Future Now yang memiliki 4 inisiatif untuk meningkatkan kesadaran publik dalam krisis iklim, diantaranya: 
  • Mempengaruhi negara lain untuk mengambil tanggung jawab yang lebih besar atas tindakannya
  • Menempuh cara legal untuk mempertahankan kedaulatan negara
  • Tetap berfungsi sebagai negara meski harus direlokasi
  • Meningkatkan kesadaran publik mengenai iklim

Nah, itu tadi mengapa Tuvalu mencanangkan akan menjadi negara digital Be-Emers. Kalau kalian jadi penduduk Tuvalu, apa yang akan kalian lakukan Be-Emers? Tulis komentar di bawah ya!
 
Punya opini atau artikel untuk dibagikan juga? Segera tulis opini dan pengalaman terkait investasi, wirausaha, keuangan, lifestyle, atau apapun yang mau kamu bagikan. Submit tulisan dengan klik "Mulai Menulis".
 
Submit artikelnya, kumpulkan poinnya, dan dapatkan hadiahnya!
 
Gabung juga yuk di komunitas Telegram kami! Klik di sini untuk bergabung.