Biar Hemat Akomodasi, Pelajari 3 Jalur Menuju Bromo Ini!

Gunung Bromo. (Ilustrasi: Canva)

Gunung Bromo. (Ilustrasi: Canva)

Like

Gunung Bromo merupakan salah satu pilihan destinasi di Jawa Timur yang cukup banyak diminati masyarakat.

Selain karena keindahan pemandangan yang menyejukan mata dan pikiran, akses jalan menuju lokasi juga terhitung cukup mudah diakses dibandingkan ke gunung lainnya.

Ada 3 jalur yang bisa dilewati jika ingin menuju Gunung Bromo, Yuk kenali dulu, biar lebih hemat bensin ya Be-Emers.
 

Pilihan Jalur Menuju Bromo


Berikut adalah tiga jalur menuju Gunung Bromo, diantaranya:
 

1. Jalur Masuk Desa Cemoro Lawang (Probolinggo) 


Jalur ini merupakan jalur pertama yang dibuka untuk menuju ke Gunung Bromo. Selain merupakan jalur utama, jalur ini yang paling mudah diakses dan bisa menggunakan kendaraan pribadi maupun kendaraan umum.


Jika menggunakan kendaraan umum, bisa ke terminal bayuangga (Probolinggo) kemudian naik mobil sejenis bison dengan biaya sekitar Rp25 ribu hinga Rp30 ribu per orang. Selain itu ada pula ojek yang siap mengantarkan ke desa terakhir sebelum gunung Bromo yaitu Cemoro Lawang.

Baca Juga: Indonesia Punya 6 Gunung Aktif Bawah Laut, Dimana Saja?

Jarak dari Terminal Bayuangga ke Lawang Cemoro sekitar 38 km, dengan jalanan aspal dan melewati perbukitan serta pemandangan yang cukup menyejukkan mata.
 

2. Jalur Masuk Desa Wonokitri (Pasuruan)


Jalur kedua ini merupakan jalur dengan view yang lebih menarik karena memang jarang dilewati. Jalur ini bisa dilalui dari dua arah. Dari arah Surabaya bisa melewati Pasrepan (sekitar 40 km) sedangkan dari arah Malang atau Pasuruan Kota bisa melewati Nongkojajar (sekitar 55 km).

Kedua jalur ini tetap akan bertemu di desa terakhir sebelum samapi ke Kawasan TNBTN (Taman Nasional Bromo Tengger Semeru) yaitu desa Wonokitri.

Kendaraan pribadi bisa berhenti dan parkir di desa ini untuk selanjutnya menyewa Jeep atau Hartop yang sudah banyak tersedia disana. Kisaran harganya Rp350 ribu per mobil yang bisa diisi sekitar 5 sampai 7 orang.
 

3. Jalur Masuk Desa Jemplang (Malang)


Jalur terakhir ini memang lebih menantang dibandingkan dua jalur lainnya karena tanjakan, tikungan dan turunannya lebih ekstrim. Namun, jika ingin mengambil rute terpendek dari pemukiman bisa memilih jalur ini melalui Desa Jemplang.

Dari Malang (Stasiun Malang atau Terminal Arjosari) bisa naik kendaraan umum semacam angkot ke Tumpang. Dari Tumpang bisa melanjutkan perjalanan menggunakan Jeep atau Hartop seperti di Jalur masuk Desa Wonokitri.

Baca Juga: Musim Liburan, Ini Tips Solo Traveling untuk Ciwi-Ciwi!

Perbedaannya pada jalur ini jarak lebih dekat, sekitar 18 km dari desa Tumpang. Sebenarnya untuk jalur ini, bisa ditempuh kendaraan pribadi sampai desa terakhir yaitu desa Jemplang yang berjarak kurang lebih 5km dari Gunung Bromo. 

Dari ketiga jalur itu, kamu pilih yang mana nih? Semuanya pemandangannya asyik kok. Semoga bisa menjadi pertimbangan untuk menghemat akomodasi kamu yah, Be-Emers.
 
Punya opini atau artikel untuk dibagikan juga? Segera tulis opini dan pengalaman terkait investasi, wirausaha, keuangan, lifestyle, atau apapun yang mau kamu bagikan. Submit tulisan dengan klik "Mulai Menulis".
 
Submit artikelnya, kumpulkan poinnya, dan dapatkan hadiahnya!
 
Gabung juga yuk di komunitas Telegram kami! Klik di sini untuk bergabung.